Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Prancis Dilanda Kebakaran Hutan Terburuk dalam 76 Tahun

Bagikan
Prancis dilanda kebakaran hutan terburuk dalam 76 tahun. (Foto : ilustrasi)
Prancis dilanda kebakaran hutan terburuk dalam 76 tahun. (Foto : ilustrasi)

Pangannews.id - Kebakaran hutan hebat yang melanda wilayah Aude, Prancis selatan, memasuki hari ketiga tanpa tanda-tanda dapat segera dikendalikan.

Hingga Kamis (7/8/2025), api telah menghanguskan lebih dari 16.000 hektare lahan, dan menjadikannya sebagai kebakaran terbesar di negara tersebut sejak tahun 1949.

Menurut Christophe Magny, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan setempat, perimeter kebakaran kini membentang sejauh 90 kilometer. Meskipun kecepatan penyebaran api mulai melambat, kondisi di lapangan tetap sulit ditangani.

"Hingga saat ini, kebakaran belum berhasil kami kendalikan sepenuhnya," ujar Magny kepada media lokal BFMTV, seperti dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan bahwa medan yang sulit dan vegetasi yang lebat menjadi hambatan utama dalam proses pemadaman.

Pemerintah daerah Aude juga mengonfirmasi bahwa meskipun laju api mulai menurun, situasi ini masih jauh dari aman.

"Perjuangan masih jauh dari selesai," tulis pernyataan resmi pemerintah daerah.

Kebakaran yang bermula pada hari Selasa itu dengan cepat membesar hanya dalam waktu 24 jam. Badan cuaca Prancis melaporkan bahwa kepulan asap dari kebakaran bahkan dapat terlihat dari luar angkasa.

Kondisi cuaca memperburuk situasi. Suhu tinggi, angin kencang, dan kelembapan yang rendah mempercepat penyebaran api.

Untuk menangani bencana ini, lebih dari 2.100 personel dikerahkan, termasuk petugas pemadam kebakaran, personel militer, serta armada pesawat khusus pemadam api.

Korban jiwa mulai bermunculan. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua warga sipil dan sebelas petugas pemadam mengalami luka-luka. Tiga orang lainnya masih belum ditemukan.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal