Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Keren! SPPG Tanah Sereal Bogor Jadi Contoh Nol Kesalahan Program Makan Bergizi Gratis

Bagikan
“Ilustrasi” Makan bergizi gratis. (iStockphoto)
“Ilustrasi” Makan bergizi gratis. (iStockphoto)

Pangannews.id - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanah Sareal di Kota Bogor sukses mempertahankan status “zero accident” atau nol kesalahan dalam menyiapkan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama hampir sembilan bulan beroperasi.

Dapur yang resmi melayani kebutuhan gizi masyarakat sejak 6 Januari 2025 itu setiap hari menyiapkan lebih dari 3.500 porsi makanan untuk siswa PAUD hingga SMA, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di radius lima kilometer dari lokasi dapur.

“Intinya, kami mengawasi mulai dari proses bahan makanan masuk sampai makanan disajikan,” ujar Ahli Gizi SPPG Tanah Sareal, Countessha Nicola (Tessa), dikutip Rabu, 24 September 2025.

Bahan makanan yang kualitasnya kurang akan dipisahkan, penyimpanan dipisah antara bahan kering dan basah, suhu pendingin diatur sesuai jenis bahan (daging di bawah) 15°C, bumbu di pendingin biasa.

Proses memasak dimulai sejak pukul 01.00 WIB untuk menu yang butuh waktu lama dan 02.00 untuk menu sederhana. Setelah pendinginan, pemorsian dan pengemasan dilakukan mulai pukul 05.00 agar makanan tiba di sekolah pukul 07.00.

“Kalau dikemas selagi panas, bakteri mudah berkembang,” kata Tessa.

Selain kontrol suhu dan waktu, uji pancaindra dan penyimpanan sampel makanan selama dua pekan dilakukan untuk keperluan pemeriksaan Dinas Kesehatan bila terjadi hal yang tidak diinginkan. Para pekerja juga wajib mengenakan APD lengkap dan menu disusun sesuai angka kecukupan gizi (AKG).

SPPG Tanah Sareal memproduksi dan mendistribusikan makanan MBG dua kali gelombang per hari, termasuk pemilahan sampah sisa makanan untuk dimanfaatkan pengusaha lokal.

Upaya ini menjadi contoh mekanisme standar keamanan pangan dan pemenuhan gizi yang diharapkan pemerintah demi tercapainya target 82,9 juta penerima manfaat program MBG tahun ini.

Editor: Adi Permana

 

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal