Pangannews.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat kemampuan para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam teknik penanganan dan pengolahan ikan.
Melalui kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN), KKP menyelenggarakan dua kali bimbingan teknis pada Oktober lalu. Kegiatan ini menitikberatkan pada pelatihan pengolahan ikan patin, kembung, dan udang menjadi produk makanan yang mudah diolah, bergizi, higienis, dan menarik bagi anak sekolah.
Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Machmud, mengatakan penguasaan teknik pengolahan ikan menjadi faktor penting untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG.
“Kami ingin para pengelola SPPG mampu mengenali standar mutu bahan baku serta menerapkan teknik pengolahan yang efisien, aman, dan tetap menjaga kandungan gizinya,” ujar Machmud.
Pelatihan ini bertujuan melahirkan para pengelola gizi sekolah yang dapat menghasilkan menu berbasis ikan yang tidak hanya sehat, tetapi juga digemari peserta didik.
Dalam kegiatan yang merupakan bagian dari Bulan Bakti KKP 2025 tersebut, peserta juga mengikuti demo memasak bersama Chef Gun Gun yang menampilkan berbagai inovasi menu berbahan dasar ikan patin, kembung, dan udang dengan teknik pengolahan sederhana yang menjaga cita rasa sekaligus kandungan gizinya.
Dari sisi pembinaan gizi, Nikendarti H. Gandini, Tenaga Ahli Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, menegaskan pentingnya penerapan prinsip keamanan pangan di lingkungan pendidikan.
Ia menilai, pelatihan pengolahan ikan ini menjadi langkah awal membangun sistem pembinaan gizi sekolah yang berkelanjutan.
“Tujuan akhirnya adalah memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan asupan ikan yang bergizi, aman, dan menyehatkan,” ujar Nikendarti.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.