Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Kemensos Siapkan 80 Ribu Porsi Makanan per Hari untuk Korban Bencana Sumatera

Bagikan
Kemensos siapkan 80 ribu porsi makanan per hari untuk korban bencana Sumatera. (Foto : Instagram @kemensosri)
Kemensos siapkan 80 ribu porsi makanan per hari untuk korban bencana Sumatera. (Foto : Instagram @kemensosri)

Pangannews.id - Kementerian Sosial (Kemensos) meningkatkan layanan darurat untuk korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan mengoperasikan 30 dapur umum yang setiap hari menyiapkan lebih dari 80 ribu porsi makanan.

Informasi itu disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Jakarta, Selasa (2/12/2025). Ia menuturkan bahwa dapur umum mulai bekerja sejak hari-hari pertama bencana melanda. Lebih dari 500 personel Tagana diterjunkan untuk membantu evakuasi dan memastikan suplai makanan bagi warga di lokasi pengungsian.

Bantuan logistik mengalir ke berbagai titik bencana melalui kombinasi dukungan pemerintah pusat, daerah, dan lembaga swasta.

Kemensos mengirim bahan pokok, makanan siap saji, perlengkapan anak dan ibu, obat-obatan, tenda, matras, hingga selimut sebagai bagian dari bufferstock nasional.

Hingga Senin (1/12/2025), nilai bufferstock yang sudah terdistribusi ke tiga provinsi mencapai sekitar Rp14,5 miliar. Sementara layanan Bantuan Bahan Natura, yang terdiri dari dapur umum dan dapur mandiri, ditaksir bernilai Rp4,5 miliar.

Di Sumatera Barat, dapur umum tersebar pada sembilan titik dengan kapasitas 30 ribu porsi makanan per hari. Kapasitas serupa disiapkan di 12 titik dapur umum di Sumatera Utara.

Sementara di Aceh, tujuh titik layanan menyediakan sekitar 28 ribu porsi setiap hari. Jumlah tersebut diproyeksikan bertambah mengikuti perkembangan situasi dan kebutuhan lapangan.

Kendala distribusi sempat muncul pada tahap awal penanganan, terutama di Tapanuli Tengah yang terisolasi akibat jalan tertimbun. Pengiriman bantuan harus dilakukan menggunakan helikopter berukuran kecil. Setelah akses darat dan jalur laut perlahan pulih, suplai logistik dapat kembali dikirim melalui truk maupun kapal.

“Beberapa bantuan sempat tertahan hingga dua hari, tetapi sekarang jalur sudah terbuka dan distribusi bisa berjalan normal,” ujar Saifullah Yusuf.

Kemensos juga tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD untuk memastikan penerima bantuan tepat sasaran, terutama kelompok rentan seperti lansia, balita, ibu hamil, serta penyandang disabilitas.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal