Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Ratusan Telur Hasil Peternakan Warga Binaan Rutan Negara Dikirim ke Korban Bencana

Bagikan
Ratusan telur hasil peternakan warga binaan Rutan Negara dikirim ke korban bencana. (Foto : Instagram @rutannegara)
Ratusan telur hasil peternakan warga binaan Rutan Negara dikirim ke korban bencana. (Foto : Instagram @rutannegara)

Pangannews.id - Ratusan butir telur hasil peternakan warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, dikirim untuk membantu korban bencana alam di sejumlah daerah di Indonesia.

Pada panen terbaru, warga binaan menghasilkan 380 butir telur ayam dan 96 butir telur bebek. Seluruh hasil tersebut disalurkan bersama panen dari lembaga pemasyarakatan lain untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Padang.

Kepala Rutan Kelas IIB Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kemandirian sekaligus penanaman nilai kepedulian sosial kepada warga binaan.

Menurut Agus, meski sedang menjalani masa hukuman, warga binaan tetap didorong memiliki empati terhadap sesama melalui kegiatan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Kami tekankan nilai kemanusiaan dan sosial kepada warga binaan, salah satunya dengan mengajak mereka berbagi untuk korban bencana,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, di dalam rutan terdapat kelompok kerja warga binaan yang mengelola usaha produktif, termasuk peternakan ayam petelur dan bebek. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran keterampilan sekaligus upaya mendukung ketahanan pangan.

Selain sebagai bekal keterampilan setelah bebas, pembinaan melalui peternakan juga melatih etos kerja, tanggung jawab, dan kemandirian warga binaan.

Agus menambahkan, pelatihan usaha produktif tersebut merupakan bagian dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang menekankan pembinaan karakter dan kesiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.

“Harapannya, setelah bebas nanti mereka bisa melanjutkan kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat,” katanya.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal