Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Sentra Garam Sidowonge Didorong Jadi Penopang Pasokan Regional

Bagikan
Sentra Garam Sidowonge didorong jadi penopang pasokan regional. (Foto : Ilustrasi/Pixabay)
Sentra Garam Sidowonge didorong jadi penopang pasokan regional. (Foto : Ilustrasi/Pixabay)

Pangannews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menaruh perhatian serius terhadap pengembangan sektor garam sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, saat kunjungan ke sentra produksi garam di Desa Sidowonge, Kabupaten Pohuwato, Sabtu (14/2/2026), mengatakan, garam tidak hanya menjadi komoditas ekonomi, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Desa Sidowonge  sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu pusat penghasil garam terbesar di Provinsi Gorontalo. Aryanto menyebut, luas lahan garam di Sidowonge mencapai sekitar 100 hektare dan memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan daerah. Namun, produktivitas masih sangat dipengaruhi faktor cuaca, terutama intensitas sinar matahari.

“Kalau cuaca mendukung, hasil produksi bisa meningkat. Tapi ketika kondisi kurang baik, produksi juga ikut menurun,” kata Aryanto di sela-sela kunjungan.

Data DKP Gorontalo mencatat, lahan yang telah terintegrasi dalam program pengembangan garam di wilayah tersebut mencapai 114 hektare dan dikelola oleh 12 kelompok petani. Pada 2025, produksi tercatat sebesar 232.850 kilogram, sedangkan pada Januari 2026 mencapai 143.550 kilogram.

Untuk mendorong peningkatan kapasitas produksi, para petani masih membutuhkan sejumlah sarana pendukung. Di antaranya pembangunan terowongan produksi (tunnel), gudang penyimpanan, serta pengadaan geomembran untuk mempercepat proses penguapan.

Selain itu, dibutuhkan pula bak penampungan air tua, perbaikan jalan produksi sepanjang satu kilometer, serta penataan sistem saluran air agar tidak tercampur dengan buangan sawah.

Aryanto menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan usaha garam melalui program pendampingan dan penguatan infrastruktur. Menurutnya, stabilitas produksi akan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

“Garam sudah masuk program prioritas nasional. Kami akan terus mendorong agar produksi di Gorontalo bisa berkelanjutan dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal