56 menit yang lalu
Pangannews.id - Temuan mobil mewah dengan tangki bahan bakar yang dimodifikasi hingga berkapasitas 700 liter ikut disorot Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Ia meminta masyarakat yang mampu secara ekonomi tidak menggunakan BBM bersubsidi.
Temuan tersebut muncul saat terjadi antrean panjang pembelian BBM di sejumlah SPBU di Makassar, Sulawesi Selatan. Polisi menemukan adanya mobil mewah yang menggunakan tangki dengan kapasitas jauh lebih besar dari kondisi normal.
Bahlil mengatakan penggunaan BBM subsidi oleh konsumen yang seharusnya membeli BBM nonsubsidi turut mendorong terjadinya pergeseran konsumsi.
“Memang terjadi shifting (konsumen nonsubsidi ke subsidi), gimana nggak shifting kalau mobil bagus begitu saja diisi pakai minyak subsidi, habis itu dijual lagi,” ucap Bahlil setelah menghadiri Electricity Connect 2026 di Tangerang, Banten, Selasa (22/9/2026).
Ia pun mengimbau masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke atas dan memiliki kendaraan bagus untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi.
“Saya mengimbau kepada saudara-saudara yang mampu, pendapatannya bagus, ekonominya menengah ke atas, mobilnya bagus, janganlah pakai BBM bersubsidi,” ujar Bahlil.
Menurut Bahlil, BBM bersubsidi merupakan jatah masyarakat yang berhak. Pergeseran konsumsi dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi terjadi seiring kenaikan harga minyak dunia yang kini berada di atas 100 dolar AS per barel.
Kondisi itu membuat sebagian masyarakat yang sebelumnya menggunakan BBM nonsubsidi beralih ke BBM subsidi.
Selain perubahan pola konsumsi, Bahlil menyebut temuan kepolisian terkait dugaan penggunaan BBM subsidi secara berlebihan turut memperpanjang antrean di sejumlah titik di Makassar.
Sebelumnya, pada Kamis (17/9/2026), Bahlil mengatakan persoalan kelangkaan BBM di Makassar telah terurai. Ia menyebut kondisi pasokan kembali terjaga.
Editor : Adi Permana
5 jam yang lalu
6 jam yang lalu
Selasa, 22 September 2026 11:32 WIB
Selasa, 22 September 2026 10:44 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...