11 jam yang lalu
Pangannews.id - Sejumlah lahan pertanian di Jawa Barat masih menghadapi kekurangan air. Kondisi itu ditemukan di Bekasi, Karawang hingga Cirebon, termasuk wilayah yang sebenarnya masih memiliki sumber air di sekitar persawahan.
Di Desa Karangharja, Kecamatan Kebayuran, Kabupaten Bekasi, saluran irigasi tersier tidak mengalirkan air ke sawah. Padahal, sungai dengan debit yang masih terjaga berada sekitar dua kilometer dari lahan pertanian.
Persoalan serupa ditemukan di Desa Sukatani, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang. Sementara di Desa Kedongdong, Kecamatan Susukan, Cirebon, lebih dari 100 hektare sawah membutuhkan penanganan akibat kekurangan air.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penanganan tidak selalu membutuhkan pembangunan infrastruktur besar. Jika sumber air berada tidak jauh dari sawah, pompa dan jaringan pipa atau selang dapat digunakan untuk mengalirkannya ke lahan.
Untuk wilayah dengan kondisi yang lebih sulit, pemerintah akan melihat solusi yang sesuai, termasuk kemungkinan pemanfaatan sumur bor dan embung.
Dody juga meminta kondisi irigasi di lapangan dipastikan secara langsung dan kebutuhan air petani dipetakan bersama Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).
“Jangan sampai kita bilang airnya ada, ternyata di lapangan tidak ada,” kata Dody saat meninjau sejumlah titik kekeringan tersebut, Sabtu (26/9/2026).
Editor : Adi Permana
You must login to comment...
Be the first comment...