16 jam yang lalu
Pangannews.id - Melimpahnya ubur-ubur di perairan Cilacap sejak awal Agustus membuat pasokan ikan dan udang di pasar pesisir ikut menipis. Sejumlah nelayan memilih menangkap ubur-ubur yang tengah memasuki musimnya, sehingga tangkapan ikan dan udang berkurang drastis.
Kondisi tersebut mulai terasa di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan pasar pesisir. Pengepul ikan di Dermaga 3 Cilacap, Pariman, mengatakan aktivitas setoran ikan dari nelayan saat ini jauh lebih sepi dibandingkan biasanya.
“Awal Agustus kemarin musim ubur-ubur, satu bulan full ubur-ubur. Otomatis penangkapan ikan dan udang berkurang, bahkan sama sekali tidak ada karena faktor keluarnya ubur-ubur,” kata Pariman, dikutip dari laman resmi Pemkab Cilacap, Senin (5/10/2026).
Minimnya pasokan membuat harga sejumlah ikan laut ikut terkerek. Pariman menyebut kenaikannya berkisar 20 hingga 30 persen.
Ikan layur yang sebelumnya Rp17.000 per kilogram kini mencapai Rp35.000 per kilogram. Harga bawal putih juga naik dari Rp60.000 menjadi Rp90.000 per kilogram.
Kondisi serupa terjadi pada komoditas udang. Udang berukuran paling kecil yang sebelumnya Rp10.000 per kilogram kini mencapai Rp15.000. Udang dogol naik dari Rp50.000 menjadi Rp65.000, sedangkan udang jerbung dari Rp160.000 menjadi Rp180.000 per kilogram.
“Stoknya enggak ada, karena kebanyakan nelayan pada tangkap ubur-ubur sehingga otomatis dari supplier kan membutuhkan barang, sedangkan barang enggak ada,” ujar Pariman.
Menurut dia, keterbatasan stok membuat harga harus menyesuaikan kondisi di lapangan. Pasokan yang minim membuat pembeli dan pedagang kesulitan mendapatkan sejumlah jenis ikan yang biasanya tersedia.
Hal itu dirasakan Ami, pembeli asal Lomanis. Ia mengaku jenis ikan berukuran besar yang biasa dicari kini sulit ditemukan.
“Biasanya mau nyari ikan yang gede, ikan kacangan atau ikan terasa, tapi lagi nggak ada karena lagi banyak ubur-ubur. Jadinya ikannya yang keluar kecil-kecil, jadi aku beli seadanya aja,” ujar Ami.
Editor : Adi Permana
Jumat, 02 Oktober 2026 15:08 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...