Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Pemkot Tangerang Hadirkan Bentor Pangan untuk Dekatkan Sembako ke Warga

Bagikan
Pemerintah daerah menghadirkan layanan penjualan sembako menggunakan becak motor. (Foto : Pemkot Tangerang)
Pemerintah daerah menghadirkan layanan penjualan sembako menggunakan becak motor. (Foto : Pemkot Tangerang)

Pangannews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, menyiapkan sejumlah cara agar masyarakat lebih mudah mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Selain menggelar pasar murah, pemerintah daerah menghadirkan layanan penjualan sembako menggunakan becak motor hingga menyediakan informasi harga pangan melalui aplikasi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Muhdorun, mengatakan upaya menjaga akses pangan juga didukung dengan rencana penyediaan cadangan pangan sebanyak 597,97 ton pada 2026.

“Dalam perencanaan 2026, Pemkot Tangerang menargetkan penyediaan cadangan pangan sebesar 597,97 ton. Kami memastikan tak ada kelangkaan yang terjadi karena stok yang memenuhi,” kata Muhdorun.

Program yang dijalankan antara lain Gampang Sembako, yang menyediakan beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga lebih terjangkau.

Pelaksanaannya di sejumlah wilayah diharapkan membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli.

Pemkot Tangerang juga menghadirkan Bentor Pangan Bang Sama atau Sahabat Masyarakat. Layanan ini membawa penjualan kebutuhan pokok lebih dekat ke permukiman, sehingga warga memiliki alternatif untuk berbelanja tanpa harus pergi ke pasar.

Selain itu, Gerakan Pangan Murah (GPM) dijadwalkan berlangsung di 13 kecamatan. Salah satu paket yang ditawarkan seharga Rp95.000 berisi beras SPHP lima kilogram, minyak goreng satu liter, dan gula pasir satu kilogram.

Kemudahan mengakses informasi harga juga disediakan melalui fitur SEGAR pada aplikasi Tangerang LIVE. Warga dapat melihat harga berbagai komoditas di pasar, mulai dari beras, minyak goreng, telur, daging, cabai, hingga bawang.

Menurut Muhdorun, ketersediaan pangan perlu diikuti kemampuan masyarakat untuk membeli dan memperoleh asupan gizi yang cukup. Hal itu menjadi salah satu pesan penting dalam peringatan Hari Pangan Sedunia setiap 16 Oktober.

Karena itu, upaya Pemkot Tangerang tidak hanya menyasar ketersediaan dan harga bahan pangan. Melalui program Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), Dinas Ketahanan Pangan turut mendukung pemenuhan pangan bergizi bagi kelompok sasaran tertentu, termasuk balita prioritas.

Muhdorun mengimbau masyarakat memanfaatkan program yang tersedia dan mengikuti informasi resmi Pemkot Tangerang untuk mengetahui jadwal serta ketentuan masing-masing layanan.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal