Mangga Gedong Gincu memiliki Aroma Khas dan Rasanya Enak

Pangannews.id

Kamis, 22 Desember 2022 12:06 WIB

news
Foto : Pohon Mangga Varietas Gedong Gincu.

PanganNews.id Jakarta - Indonesia dikenal sebagai produsen mangga terbesar di dunia setelah India, China, Thailand, dan Meksiko. Buah mangga menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan yang dipasarkan ke negara-negara Asia, Eropa, dan Amerika. Salah satu varietas mangga lokal unggulan ekspor adalah mangga gedong gincu yang berasal dari Cirebon, mangga ini memiliki rasa manis yang pas dan aroma wangi yang khas, buah ini diminati oleh pasar lokal maupun internasional, sehingga memiliki prospek budidaya yang menjanjikan. 

Sebelum memulai budidaya mangga gedong gincu, syarat tumbuh perlu dipahami agar tanaman tumbuh optimal dan hasil panennya berlimpah, idealnya mangga gedong gincu ditanam pada dataran rendah dengan ketinggian 0-500 meter di atas permukaan laut, varietas mangga ini memerlukan curah hujan sekitar 1.000 mm per tahunnya dengan bulan kering mencapai 3-6 bulan, tingkat keasaman tanah (pH) juga perlu diperhatikan, dengan kisaran 5,5-6,5 pada struktur tanah berpasir dengan suhu optimum 24-27 derajat celcius, selain itu sinar matahari sangat krusial pada pertumbuhan tanaman mangga gedong gincu untuk hasil yang maksimal.

Tahap budidaya mangga gedong gincu selanjutnya yaitu persiapan lahan, area penanaman yang akan ditanami mangga harus memiliki tanah yang subur, bila sudah menentukan lokasi penanaman, bersihkan lahan dari rumput liar atau gulma yang tumbuh disekitar lahan karena dapat mengganggu pertumbuhan tanaman mangga, buat lubang sedalam 30 cm dan biarkan tanahnya berada di sisi kanan. Setelah lubang tanam didiamkan selama 1 bulan, campurkan tanah tersebut bersama pupuk kandang dengan perbandingannya masing-masing 1:1. 

Bila lahan sudah disiapkan, benih mangga gedong gincu bisa langsung ditanam, jarak antar bibit tanaman mangga gedong gincu adalah 5 x 5 meter, masukkan terlebih dulu campuran tanah dan pupuk kandang ke dalam lubang tanam, lalu letakkan bibit mangga ditengahnya, tutup lubang kembali dengan tanah disekitarnya dan lakukan penyiraman dengan air secukupnya.

Tahap selanjutnya merupakan bagian penting dalam budidaya mangga gedong gincu, pemeliharaan mangga gedong gincu meliputi penyiraman, pemupukan, pemangkasan dan penyiangan. Lakukan penyiraman bila hujan tidak ketika tanaman masih kecil, ketika tanaman berusia 4-5 tahun, tanaman mangga tidak perlu disiram dengan air agar terangsang untuk berbunga, setelah bunga muncul segera siram pohon mangga agar buah yang dihasilkan optimal.

Pemupukan diberikan campuran pupuk kandang, kompos, NPK, Urea, dan KCl. Pemupukan biasanya dilakukan dengan cara membuat lubang di dekat tanaman dan memasukkan pupuk dengan dosis 30-40 kg kedalamnya setiap 2 tahun sekali, pupuk sebaiknya diberikan setiap awal musim hujan dan pertengahan tahun.

Bersihkan rumput liar atau gulma yang mengganggu di lahan penanaman dan sekitarnya, tanaman parasit seperti ilalang juga perlu dibasmi dengan bantuan cangkul. Pemangkasan dilakukan agar tanaman mangga gedong gincu menghasilkan buah yang berkualitas, tahap pemangkasan perlu dilakukan secara rutin.

Kontributor : Ircham Riyadi


Kolom Komentar

You must login to comment...