PanganNews.id - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti sempat diagung-agungkan oleh masyarakat Indonesia atas keberaniannya menumpas segala permasalahan kemaritiman di Indonesia.
Namun, kerja keras dia seperti yang diberitakan banyak media massa nampak belum bisa mengalahkan sosok Ketua Umum Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU), Witjaksono.
Dikutip dari mediaindonesia.com, lembaga Indodata merilis hasil survei yang menyebut Witjaksono sebagai tokoh maritim yang paling punya perhatian serius terhadap para nelayan.
Survei menyebut, Witjaksono paling unggul (11,3%), disusul Susi Pudjiastuti (10,2%), Yadi Sofyan Noor (8,5%), Bambang Haryo Soekartono (6,2%), Riza Damanik (4,0%), HE Purnomo (2,2%), dan Ribut Bachtiar (1,9%).
"Hasil survei kami tentang siapa tokoh maritim yang paling punya perhatian serius terhadap para nelayan, peringkat pertama ditempati Witjaksono (11,3%)," kata tutur Direktur Eksekutif INDODATA, Danis T Saputra, dalam rilisnya pada Novermber 2022 lalu.
Rilis survei bertajuk "Kinerja Pemerintah Bidang Maritim dan Aspirasi Nelayan" tersebut juga mengungkapkan sejumlah kendala yang dialami sektor nelayan saat itu. Di antaranya ialah masalah regulasi, masalah infrastruktur, masalah kultur, dan masalah teknologi.
"Dalam survei kami, kendala yang dialami sektor nelayan saat ini ialah masalah regulasi (30,8%), masalah infrastruktur (17,8%), masalah kultur (15,3%), dan masalah teknologi (12,3%)," kata Danis yang juga dosen ilmu politik UPN Veteran Jakarta tersebut.
"Selain itu, survei ini juga memotret tentang keluhan para nelayan. Di antaranya masalah modal (28,0%), subsidi (25,6%), lebih diperhatikan (17,7%), dan kesejahteraan (11,0%). Beberapa aspirasi para nelayan, di antaranya masalah modal (28,0%), subsidi (25,6%), lebih diperhatikan (17,7%), dan kesejahteraan (11,0%)," lanjut Danis.
Survei itu dilakukan secara nasional pada 34 provinsi di Indonesia. Proses pengambilan data dilakukan pada tanggal 20 hingga 28 Agustus 2022.
Adapun metode penarikan sampel adalah Multistage Random Sampling dengan jumlah responden 1200 responden dengan margin of error sekitar 2.9 % pada tingkat kepercayaan 95%.
Penulis: Egi Abdul Mughni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.