Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

AS-Eropa Cari Putar Otak Cari Solusi Tingkatkan Ekspor Gandum Ukraina di Tengah Konflik

Bagikan
lahan gandum di Ukraina (Istimewa)
lahan gandum di Ukraina (Istimewa)

PanganNews.id, Ukraina - Sejumlah pejabat Amerika Serikat dan Eropa melakukan kunjungan ke pelabuhan Izmail di Ukraina selatan pada Rabu 26 April 2023 kemarin. 

Duta Besar Amerika Serikat untuk Ukraina, Bridget Brink, bersama pejabat Ukraina dan Uni Eropa, serta perusahaan gandum Ukraina, mengawasi fasilitas pelabuhan dalam kunjungan tersebut. 

Sebab,  pelabuhan tersebut memegang peranan penting dalam membawa gandum Ukraina untuk dipasarkan ke dunia. Saat ini, pengiriman akan terganggu jika kesepakatan dengan Rusia untuk mengizinkan ekspor gandum dari pelabuhan Laut Hitam Ukraina berakhir.

Dari Izmail, gandum dibawa dengan tongkang ke anak sungai Danube, melintasi Rumania, ke pelabuhan Constanta yang terletak di Laut Hitam untuk pengiriman selanjutnya.

Kepada kantor berita Associated Press, dikutip dari VOA, mereka mengatakan sedang mencari cara untuk meningkatkan ekspor dari pelabuhan Danube.

Menurut mereka, pasokan gandum Ukraina sangat penting bagi jutaan orang di seluruh dunia. Kunjungan pada hari Rabu itu dilakukan setelah Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada pekan ini kembali mengancam akan keluar dari Inisiatif Gandum Laut Hitam, kesepakatan yang ditengahi PBB dan Turki pada Juli tahun lalu.

Kesepakatan itu telah membantu meredam kekhawatiran akan pasokan pangan global, terutama ke negara-negara di Afrika, Timur Tengah, dan sebagian wilayah Asia di mana kelaparan mulai melanda sebagian wilayah.

"Kita tidak bisa kehilangan waktu," kata Brink. 

Sementara, presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, mengemukakan masalah inisiatif gandum dalam percakapan telepon dengan Presiden China Xi Jinping.

Komunikasi tersebut merupakan kontak langsung pertama yang diketahui antara kedua pemimpin sejak perang dimulai.

Kata dia, China menawarkan untuk bertindak sebagai mediator antara Kyiv dan Moskow. Dalam pernyataan di situsnya, kantor Zelenskyy mengatakan. "telah menyatakan dukungan bersama akan perlunya penerapan yang layak dan kelanjutan" papar dia. (egi)

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal