Mengenal Potensi Pangan Non Beras Sarat Gizi dan Hindari Stunting

Jurnalis Pangannews

Selasa, 06 Juni 2023 11:22 WIB

news
TP-PKK Sukaraja menggelar lomba pengolahan pangan non beras dan non terigu (Egi/Pangannews.id)

PanganNews.id, Bogor - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Sukaraja menggelar lomba olahan pangan non beras dan non tepung terigu serta lomba UMKM terbaik kategori pangan yang berlangsung. 

Camat Sukaraja, Ria Marlisa mengatakan, lomba olahan pangan berbahan dasar non beras dan non tepung terigu serta produk UMKM diikuti oleh 26 peserta dan 11 UMKM.

Menurut dia, lomba tersebut dilakukan karena Sukaraja memiliki sejumlah potensi pangan selain beras yang bisa diolah dan dimanfaatkan oleh masyarakat, diantaranya jagung, singkong, dan sayuran-mayur.

“Pada prinsipnya lomba olahan pangan ini kita lakukan untuk mengkampanyekan dan mengajak masyarakat akan pentingnya pemanfaatan makanan non beras. Mengkonsumsi olahan pangan non beras ini juga penting untuk pemenuhan gizi yang baik karena bisa mengurangi potensi stunting di Kecamatan Sukaraja,” kata Ria, Selasa 6 Juni 2023.

Sementara, Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Halimatussadiyah Iwan menyatakan bahwa gelaran lomba itu bertujuan untuk memotivasi masyarakat agar mau mengkonsumsi makanan yang beragam, bergizi seimbang dan aman.

Serta meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah dan menyajikan makanan dengan menggunakan bahan pangan lokal selain dari beras dan tepung terigu.

“Dalam rangka mengurangi ketergantungan terhadap beras sebagai sumber karbohidrat perlu diupayakan bahan pangan alternatif pengganti beras dan tepung terigu,” tutur dia. 
 
Ia mengajak kepada masyarakat untuk mengkonsumsi dan mengembangkan bahan pangan selain beras dan tepung terigu dengan memanfaatkan lahan yang mereka miliki. 

“Marilah kita mulai dari keluarga kita sendiri, sehingga lambat laun kita tidak lagi tergantung dengan bahan pangan pokok beras maupun tepung terigu,” tutup dia. 


Penulis : Egi Abdul Mugni 
Editor : R Muttaqien 


Kolom Komentar

You must login to comment...