PanganNews.id, Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor memprediksi bahwa ancaman El Nino akan terjadi pada tiga kecamatan di wilayah tersebut. Yakni Kecamatan Jonggol, Tanjungsari dan Tenjo.
Dinas Pertanian, Holtikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor mengantisipasi ancaman El Nino itu dengan pemberian bantuan pompa air, pengiriman mobil tangki air dan juga asuransi tani.
“Fenomena alam El Nino ini membuat sawah di Kecamatan Jonggol, Tanjungsari dan Tenjo bakal mengalami krisis air. Kami pun mengantisipasinya dengan memberikan beberapa bantuan,” ujar Kabid Perlindungan dan pelayanan usaha Distanhorbun Kabupaten Bogor Judi Rahmat kepada PanganNews.id, Rabu, 7 Juni 2023.
Judi Rahmat menuturkan, bantuan ilmu ataupun bimbingan juga diberikan oleh para penyuluh pertanian.
"Saat ini penyuluh pertanian sudah menganjurkan petani padi untuk menanam padi, di bulan Juni karena masih ada hujan. Masa awal tanam, kebutuhan akan air sangat penting hingga petani padi tidak mengalami gagal panen," jelas Judi Rahmat.
Ia mengharapkan fenomena El Nino maupun potensi cuaca ekstrim lainnya tidak mengganggu pertanian padi hingga produksi gabah padi atau beras di wilayah Kabupaten Bogor.
Diketahui, rata-rata produksi gabah padi di Kabupaten Bogor, pertahunnya setidaknua mencapai 600 ribu ton.
"Semoga dengan langkah-langkah antisipatif, produksi gabah padi dari luas sawah sebesar 42.000 hektare dari masa dua hingga tiga kali panen di tahun ini setidaknya mencapai 600 ribu ton," tutup dia.
Penulis : Egi Abdul Mugni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.