Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Tradisi Ruwat Rigen Sebelum Panen Raya Tembakau di Temanggung

Bagikan
Tradisi Ruwat Rigen dilaksanakan sebelum panen raya sebagai upaya membersihkan rigen untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Tumanggung.go.id)
Tradisi Ruwat Rigen dilaksanakan sebelum panen raya sebagai upaya membersihkan rigen untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Tumanggung.go.id)

PanganNews.id, Temanggung- Tradisi Ruwat Rigen adalah acara khusus yang diadakan di Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Indonesia.

Acara itu bertempat di Lapangan Lesbumi Kledung, Kecamatan Kledung, Temanggung, Sabtu 22 Juli 2023 yang bertujuan untuk membersihkan dan mensucikan rigen (tempat penyimpanan daun tembakau) sebelum panen raya tembakau.

Tradisi ini diikuti oleh masyarakat yang terlibat dalam dunia tembakau di wilayah tersebut.

Pada acara Ruwat Rigen, hadir berbagai tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Yunianto, Komandan Kodim 0706 Letkol Inf Sriyono, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades), serta Camat Kledung dan dihadiri oleh masyarakat Kabupaten Temanggung.

Sejumlah 13 desa dari Kecamatan Kledung mengirimkan kontingen untuk mengarak rigen dalam rangkaian kirab yang akan diruwat. Setiap desa juga membawa kendi dari mata air atau sendang dari wilayah masing-masing desa yang digunakan untuk mensucikan Cacak.

Ketua Panitia Ruwat Rigen, Basori, menjelaskan bahwa tradisi Ruwat Rigen ini dilaksanakan sebelum panen raya sebagai upaya membersihkan rigen untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Tradisi ini khusus dilakukan oleh orang-orang yang berkecimpung di pertembakauan," jelas Basori.

Sementara Ketua DPRD Temanggung, Yunianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Ruwat Rigen dan pembersihan Cacak dengan air suci adalah bentuk penghormatan dan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Harapannya, panen raya tembakau pada tahun 2023 ini akan sukses, dimulai dari bulan Agustus," imbuhnya.

Acara Ruwat Rigen juga dimeriahkan oleh berbagai kesenian daerah dan diisi dengan stand-stand dari masing-masing desa di Kecamatan Kledung.

Penulis: Ajat Nicko 
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal