PanganNews.id, Bandung- Potensi kulit biji Kakao atau yang sering disebut buah coklat ini merupakan buah yang memiliki rasa yang enak.
Kakao bisa dijadikan sebagai bahan pangan fungsional menarik dan beragam karena mengandung senyawa bioaktif.
Namun, sejauh ini pemanfaatannya masih terbatas pada riset di perguruan tinggi dan diperlukan penelitian lebih lanjut terutama terkait aspek keamanan pangannya.
Menurut Guru Besar Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. Mohamad Djali, kulit biji kakao memiliki potensi sebagai bahan pangan fungsional karena mengandung senyawa bioaktif seperti antioksidan, antitumor, antimikroba, dan aktivitas antivirus.
Namun, saat ini pemanfaatan kulit biji kakao baru sebatas riset di perguruan tinggi dan belum diaplikasikan secara luas di masyarakat sebagai bahan pangan.
"Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengungkapkan profilnya, termasuk aspek keamanan pangannya karena potensi kontaminasi dengan residu pestisida, logam berat, dan jamur aspergillus," kata Prof. Mohamad Djali, Selasa 1 Agustus 2023.
Selain itu Prof. Mohamad Djali membeberkan, jika limbah kulit biji kakao dapat dimanfaatkan secara optimal, dapat membantu mengurangi masalah lingkungan dan memberikan nilai tambah bagi industri pangan fungsional.
"Potensi produksi limbah biomassa kulit biji kakao yang tinggi dapat menjadi prospek masa depan yang menjanjikan, bukan hanya bagi industri kakao, tetapi juga bagi industri pangan secara keseluruhan," pungkas dia
Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.