Senin, 16 Oktober 2023 08:02 WIB
PanganNews.id, Bogor - Kesuksesan dalam bisnis bisa datang dari perjuangan dan ketekunan seseorang. Hal ini terbukti melalui perjalanan Popi Dian Hartini, seorang pengusaha sukses dalam bidang penjualan telur ayam.
Diketahui bahwa Popi mampu menjual hingga 5 ton telur setiap harinya.
Kisah sukses Popi Dian Hartini dibagikan dalam sebuah video di kanal YouTube fokusinajaofficial, yang menjelaskan bagaimana dia memulai bisnis telur ayam.
Pada awalnya, Ibu Popi adalah seorang karyawan di dua perusahaan berbeda. Namun, perjalanan hidupnya mengalami perubahan saat dia bergabung dengan sebuah perusahaan asuransi dan meraih kesuksesan di sana.
"Sebelum saya berbisnis telur ini, saya pernah bekerja sebagai karyawan di PT Abacus Kencana Industrie dari tahun 2001 hingga 2008," kata dia.
"(Tahun) 2008 sampai 2016, saya menggeluti bisnis asuransi, dan jabatan terakhir saya adalah sebagai Agency Director," imbuh dia.
Ternyata, Popi selalu memiliki minat dalam berbisnis sejak lama. Meskipun bekerja sebagai karyawan, dia memiliki beberapa bisnis sampingan.
"Dari sejak dulu, saya memang sudah suka berbisnis, jadi pada saat saya bekerja, sebenarnya saya juga sudah punya bisnis sampingan," ujar Ibu Popi.
Keberhasilan dalam dunia asuransi membawa penghasilan besar bagi Popi, bahkan hingga mencapai Rp70 juta per bulan.
Penghasilan ini sangat menggiurkan, sehingga dia memutuskan untuk menutup bisnis sampingannya satu per satu dan fokus di perusahaan asuransi.
Namun, takdir membawanya ke jalur yang berbeda ketika dia bertemu dengan seorang teman yang mulai menjalani hidup yang lebih religius. Kegalauan muncul ketika Popi menyadari bahwa asuransi dalam Islam dianggap haram.
Dengan pemahaman yang semakin mendalam, dia akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan asuransi dan hijrah untuk mendapatkan ketenangan batin.
Perjalanan hijrah ini tidak berjalan mulus. Setelah mengundurkan diri dan menjual rumahnya yang masih dalam proses pembayaran, Popi mulai menghadapi kesulitan keuangan.
Namun, dengan tekad dan inisiatif, dia memutuskan untuk terjun ke bisnis penjualan telur ayam. Tidak hanya melayani pembeli dalam jumlah besar, tapi juga dalam eceran.
"Orang bisa membeli telur ecer, ikatan, grosiran, atau partai besar. Semua pelanggan kami layani. Bahkan jika seseorang hanya ingin membeli satu kilogram, kami akan melayaninya," ungkap Ibu Popi.
Usaha penjualan telur ayam yang dijalani terus berkembang, terutama setelah dia mulai mengiklankan bisnisnya secara online di media sosial, seperti Facebook.
"Walau pelanggan offline sudah terbentuk, saya mulai beriklan di Facebook juga, dan Alhamdulillah, pelanggan saya semakin banyak," tambahnya.
Meskipun mengalami berbagai rintangan dan kesulitan dalam menjalani bisnis penjualan telur ayam, Ibu Popi tetap berpegang pada pilihannya dan tidak beralih ke bisnis lain. Saat ini, dia menikmati kesuksesan dengan mampu menjual hingga 5 ton telur ayam setiap harinya.
Penulis: Ajat Nicko
Editor : R Muttaqien
Senin, 22 Juni 2026 11:47 WIB
Senin, 22 Juni 2026 10:25 WIB
Jumat, 19 Juni 2026 10:50 WIB
Jumat, 19 Juni 2026 10:30 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...