PanganNews.id, Bekasi - Patriot Desa Kabupaten Bekasi bersama penggerak lokal dan Komunitas Penggiat Lingkungan Ecoranger Indonesia menggelar Festival Desa Cinta Lingkungan.
Acara bertema 'Merawat Bumi Menjaga Alam Kabupaten Bekasi 2023' tersebut merupakan kerjasama yang dilangsungkan di Gedung Pokdarwis Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muaragembong pada Jumat lalu.
Kepala Bidang Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa pada DPMD Kabupaten Bekasi, Tri Handayani, membuka acara tersebut.
Dalam sambutannya, Tri Handayani menekankan bahwa festival ini bertujuan memberikan pembekalan teknis dan persiapan sumber daya manusia (SDM) untuk menjaga pelestarian lingkungan, terutama mangrove di Desa Pantai Mekar sebagai fokus utama Patriot Desa Kabupaten Bekasi.
"Kita perlu menanamkan sikap cinta lingkungan sejak dini kepada generasi saat ini dan mendatang. Upaya dimulai dari lingkungan mereka sendiri dengan menanam dan merawat pohon," ujarnya.
Selain merawat pohon, Tri Handayani menekankan pentingnya memilah dan mengolah sampah organik dan anorganik agar dapat digunakan kembali.
Manajemen limbah yang baik dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperbaiki kesehatan lingkungan.
"Kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan pada generasi muda karena apa yang ditanam hari ini akan bermanfaat bagi anak cucu kita di masa depan," tambahnya.
Menurutnya, usaha pelestarian alam dan lingkungan hidup memerlukan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat. Setiap individu di Kabupaten Bekasi harus peduli dalam menjaga lingkungan agar tetap subur dan lestari.
"Terima kasih kepada Patriot Desa Kabupaten Bekasi dan semua pihak yang terlibat dalam program peduli lingkungan ini. Semoga kegiatan ini memberikan motivasi kepada masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muaragembong, untuk lebih mencintai lingkungan dan menjaga alam," jelas dia.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Patriot Desa Kabupaten Bekasi, Ricky Elviantara, menjelaskan bahwa Festival Lingkungan ini melibatkan sejumlah kegiatan mulai dari kesenian lokal, bengkel ecobrick, penanaman mangrove, hingga pelatihan seni pahat dan sarasehan pegiat lingkungan.
"Kami juga menyumbangkan 1.000 pohon bibit mangrove dan Greeneration (GG) menyerahkan 1.100 pohon, total 2.100 bibit mangrove untuk ditanam di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muaragembong," jelasnya.
Ricky berharap festival ini akan memicu semangat pemuda dan warga lokal untuk secara mandiri melanjutkan kegiatan serupa di masa mendatang.
Penulis : Ajat Nicko
Editor : R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.