DPR RI Perketat Program Makan Bergizi Gratis, Menu Wajib Sesuai Standar Gizi Nasional

Pers Pangannews

Rabu, 26 Maret 2025 12:00 WIB

news
"Ilustrasi" program makan bergizi gratis. (Foto: iStockphoto)

Pangannews.id - Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin memastikan bahwa bahan baku pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki kualitas tinggi dan memenuhi standar gizi nasional.

"Bahan baku pangan hingga makanan yang disiapkan oleh setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tentunya dipantau serta diawasi secara ketat oleh Badan Gizi Nasional (BGN) serta dipastikan menu makanan yang hendak dibagikan kepada pelajar telah memenuhi standar gizi yang ditentukan," ucap Zainul, dikutip Rabu, 26 Maret 2025.

Menurutnya, kualitas pangan dan gizi merupakan faktor utama dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Program MBG sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang bertujuan membentuk generasi emas, yaitu generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.

Oleh karena itu, setiap menu makanan yang diberikan kepada pelajar penerima manfaat harus berkualitas dan bergizi. Program yang menjadi prioritas pemerintah pusat ini merupakan salah satu langkah konkret dalam mewujudkan generasi sehat Indonesia.

Untuk memastikan hal tersebut, bahan baku pangan yang digunakan harus memiliki kualitas terbaik, dan nilai gizi dalam setiap menu wajib terpenuhi. Ke depan, program ini juga akan menyasar bayi usia satu hingga dua tahun, anak-anak, serta ibu hamil.

"Setiap melakukan sosialisasi Program MBG ke masyarakat saya selalu menggandeng BGN untuk menjelaskan tentang masalah gizi dengan tujuan mengatasi permasalahan gizi buruk secara bertahap, dimulai dengan pemberian MBG," katanya.

Ia menegaskan bahwa pemenuhan gizi bagi anak-anak dan ibu hamil berperan penting dalam menciptakan SDM berkualitas, sehingga visi Indonesia Emas 2045 dapat terwujud.

Bupati Sukabumi Asep Japar menambahkan bahwa keberadaan BGN mendapat respon positif dari masyarakat terkait pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Sukabumi.

Editor: Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...