Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

BGN Lakukan Investigasi Kasus Keracunan MBG di Bandung dan Tasikmalaya

Bagikan
Kepala BGN, Dadan Hindayana. (Foto : tangkapan layar youtube Sekretariat Negara)
Kepala BGN, Dadan Hindayana. (Foto : tangkapan layar youtube Sekretariat Negara)

Pangannews.id - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah melakukan investigasi menyeluruh terkait insiden keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan siswa di Bandung dan Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, dalam keterangan resmi yang disampaikan di Jakarta pada Sabtu (3/5/2025), menegaskan bahwa pihaknya mengambil langkah cepat dan komprehensif untuk menyelidiki penyebab insiden ini.

“Menyikapi munculnya kasus serupa di beberapa wilayah, kami menegaskan komitmen BGN untuk mengusut secara tuntas penyebabnya dan melakukan evaluasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa terulang,” ujar Dadan.

Ia menambahkan, BGN menggandeng berbagai pihak lintas sektor mulai dari satuan pendidikan, ahli gizi, penyedia bahan pangan, hingga institusi pengawasan mutu.

Hal itu untuk memastikan setiap tahapan penyediaan MBG, mulai dari pemilihan bahan baku hingga distribusi, memenuhi standar keamanan dan kelayakan konsumsi.

Menurut Dadan, meskipun seluruh proses pengolahan dan distribusi selama ini telah mengikuti prosedur operasional standar, investigasi lebih lanjut tetap diperlukan untuk mengidentifikasi titik kritis yang berpotensi menimbulkan masalah.

Hasil uji awal dari tim ahli gizi SPPG menunjukkan bahwa makanan dalam kondisi baik sebelum dikirim ke penerima manfaat. Kepala SPPG Yayasan Abu Bakar Ash-Shiddiq Tasikmalaya, Michael Julius Tobing, menyatakan bahwa seluruh bahan pangan telah diperiksa secara teliti sebelum proses pengolahan.

“Setiap komponen menu seperti tahu, ayam, beras, sayur, dan kentang diperiksa kualitasnya secara menyeluruh sebelum diolah,” jelas Michael.

BGN juga memastikan bahwa siswa yang terdampak telah mendapatkan penanganan medis yang diperlukan di fasilitas kesehatan setempat.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung sebelumnya melaporkan bahwa sebanyak 342 siswa SMP Negeri 35 mengalami gejala keracunan makanan setelah mengonsumsi makanan MBG pada Selasa (29/4).

Sementara itu, Dinkes Kabupaten Tasikmalaya mencatat 25 siswa SD dan SMP mengalami gejala serupa setelah menyantap makanan yang dibagikan dari sekolah.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal