Jumat, 01 Agustus 2025 20:21 WIB
Pangannews.id - Harga bahan makanan kembali menekan daya beli masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel). Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat inflasi sebesar 0,61 persen pada Juli 2025, didorong terutama oleh lonjakan harga tomat dan beras.
Menurut Kepala BPS Sulsel, Aryanto, kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi, dengan tingkat inflasi 1,88 persen dan andil sebesar 0,60 persen dari total inflasi bulan ini.
“Hampir semua kelompok pengeluaran lainnya relatif stabil. Tekanan utama datang dari bahan makanan, terutama tomat dan beras,” ujarnya di Makassar, seperti dikutip dari Antara, Jumat (1/8/2025).
Selain kelompok makanan, sebagian besar kelompok pengeluaran mencatatkan perubahan harga yang minimal, bahkan ada yang mengalami deflasi.
Pakaian dan alas kaki mengalami deflasi 0,07 persen (andil -0,01%), peralatan rumah tangga deflasi 0,02 persen (dampak mendekati nol), kesehatan mengalami inflasi 0,04 persen, transportasi inflasi 0,02 persen, dan rekreasi dan budaya inflasi 0,12 persen.
Sedangkan pendidikan inflasi 0,54 persen (andil 0,02%), restoran dan penyedia makanan inflasi 0,05 persen, serta perawatan pribadi inflasi 0,05 persen.
Adapun kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan tidak mengalami perubahan harga sama sekali.
Meski beberapa sektor menunjukkan kenaikan harga, kontribusinya terhadap inflasi umum sangat kecil.
“Data ini kembali mengonfirmasi bahwa inflasi pangan masih menjadi tantangan utama di Sulawesi Selatan,” ujar Aryanto.
Secara tahunan (year-on-year), inflasi Sulawesi Selatan tercatat 3,05 persen pada Juli 2025, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,87. Namun, dampaknya bervariasi antar kota.
Inflasi tertinggi di Kota Parepare – 4,35 persen (IHK: 110,91), dan inflasi terendah di Kota Palopo – 2,63 persen (IHK: 108,79).
Secara tren, inflasi bulanan Sulsel sempat melonjak pada Maret (2,16 persen) dan April (1,75 persen), sebelum melandai di Mei dan Juni, lalu kembali meningkat di Juli.
Editor : Adi Permana
Senin, 09 Februari 2026 20:40 WIB
Selasa, 03 Februari 2026 12:19 WIB
Jumat, 30 Januari 2026 07:39 WIB
Rabu, 28 Januari 2026 12:49 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...