Mendag Siap Setop Impor Ompreng MBG Jika Terbukti Mengandung Minyak Babi

Pers Pangannews

Minggu, 31 Agustus 2025 14:05 WIB

news
Mendag siap setop impor ompreng MBG jika terbukti mengandung minyak babi. (Foto : Antara)

Pangannews.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso angkat bicara terkait dugaan adanya food tray (ompreng) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar keamanan pangan dan bahkan disebut mengandung minyak babi. Produk yang dimaksud diketahui berasal dari pabrikan di China.

Isu ini pertama kali mencuat setelah laporan masyarakat menyebutkan bahwa food tray yang digunakan dalam program MBG memiliki kadar mangan yang tinggi dan tidak cocok untuk makanan asam.

Dugaan lain yang lebih sensitif adalah adanya indikasi penggunaan minyak babi dalam proses produksinya.

“Kalau misalnya terbukti ada (kandungan minyak babi), ya kita setop supplier-nya. Apalagi kalau pabriknya memang menggunakan bahan itu,” tegas Budi, Jumat (29/8/2025).

Terkait tudingan tersebut, Kementerian Perdagangan masih menunggu hasil uji laboratorium dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Budi menjelaskan bahwa soal kandungan bahan di food tray tidak diatur langsung dalam regulasi teknis di bawah Kemendag.

Namun ia memastikan pemerintah akan melakukan inspeksi menyeluruh terhadap rantai pasok sebelum izin impor diberikan.

“Makanya kita inspeksi dulu, yang mana [produk]nya, supplier-nya siapa. Kita bisa cari solusi, misalnya ganti dengan yang tidak mengandung [minyak babi],” ujarnya.

Sebagai langkah jangka panjang, Budi juga mendorong agar penggunaan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk food tray dijadikan syarat wajib.

Hal ini dinilai penting untuk memastikan keamanan penggunaan wadah makanan dalam skala besar seperti program MBG.

“Kami dorong agar food tray diberi SNI wajib. Itu salah satu cara untuk menjamin keamanannya,” ungkap Budi.

BPOM Siap Uji Sampel Ompreng MBG

Sementara itu, Kepala BPOM Taruna Ikrar menyatakan pihaknya telah menerima laporan dan tengah berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk Badan Gizi Nasional, Badan Jaminan Produk Halal, dan Kantor Komunikasi Kepresidenan.

“Kami akan melakukan pengujian terhadap food tray yang digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis,” ujar Taruna kepada media di Kantor BPOM, Rabu (27/8/2025).

Taruna menegaskan bahwa BPOM akan memastikan aspek keamanan, kelayakan konsumsi, dan kehalalan dari produk food tray tersebut sebelum digunakan secara masif di lapangan.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...