Pasokan Terbatas, Harga Kakao Indonesia Menguat di Mei 2026

Pers Pangannews

3 jam yang lalu

news
Pasokan terbatas, harga kakao Indonesia menguat di Mei 2026. (Foto : Pixabay)

Pangannews.id - Kenaikan harga biji kakao kembali terjadi pada Mei 2026. Lonjakan permintaan di pasar global yang tidak diimbangi peningkatan produksi menjadi faktor utama yang mendorong harga naik.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana, menyebutkan harga referensi (HR) biji kakao pada periode Mei 2026 ditetapkan sebesar 3.268,68 dolar AS per metrik ton (MT). Angka tersebut naik 78,05 dolar AS atau 2,45 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kenaikan itu turut mendorong harga patokan ekspor (HPE) menjadi 2.963 dolar AS per MT, meningkat 77 dolar AS atau 2,66 persen dari periode April 2026.

“HR dan HPE biji kakao naik karena adanya peningkatan permintaan yang tidak diikuti oleh peningkatan produksi. Selain itu, kekhawatiran kekurangan suplai ikut memicu kenaikan HR dan HPE biji kakao,” kata Tommy, Kamis (30/4/2026).

Ia menjelaskan, tekanan di sisi pasokan masih menjadi isu utama dalam perdagangan kakao global. Permintaan yang terus tumbuh tidak diikuti peningkatan produksi, sehingga memicu kekhawatiran akan kekurangan suplai.

Dalam penetapan periode ini, bea keluar (BK) biji kakao ditetapkan sebesar 5 persen. Besaran yang sama juga berlaku untuk pungutan ekspor (PE), sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam regulasi Kementerian Keuangan.

Sementara itu, harga patokan ekspor untuk komoditas lain seperti produk kulit, kayu, dan getah pinus tidak mengalami perubahan.

“Komoditas lainnya seperti HPE produk kulit, kayu, dan getah pinus periode Mei 2026 masih sama dengan periode April 2026,” pungkasnya.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...