2 jam yang lalu
Pangannews.id - Bahan pangan yang tersedia di daerah tidak berhenti sebagai bahan mentah. Di tangan peserta Lomba Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), berbagai pangan lokal diolah menjadi menu keluarga yang beragam dan menarik.
Sebanyak 11 TP PKK kecamatan di Kabupaten Luwu Timur mengikuti lomba yang digelar Tim Penggerak PKK Luwu Timur melalui Pokja III, Kamis (17/9/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Malili, bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur.
Beragam sajian ditampilkan peserta. Mulai dari menu utama, makanan pendamping ASI (MP-ASI), buah dan sayuran yang ditata, hingga aneka olahan ikan. Masing-masing peserta mengandalkan kreativitas dalam mengolah potensi pangan yang ada di daerah.
Lomba tersebut tidak semata-mata menjadi ajang memperebutkan juara. Kegiatan juga menjadi ruang bagi kader PKK untuk menambah pengetahuan dan keterampilan mengolah pangan lokal sesuai prinsip B2SA.
Saat membuka kegiatan, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setkab Luwu Timur, Indra Fawzy, menekankan pentingnya pemanfaatan pangan lokal untuk meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat.
Menurutnya, pangan lokal mencakup sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang dikembangkan serta dikonsumsi masyarakat sesuai potensi dan kearifan lokal. Hal itu terutama mencakup pangan nonberas dan nonterigu.
“Pangan lokal merupakan pangan sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang dikembangkan serta dikonsumsi masyarakat setempat sesuai potensi dan kearifan lokal, khususnya pangan nonberas dan nonterigu,” jelas Indra.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat semakin tertarik mengolah bahan pangan yang tersedia di daerah menjadi makanan yang sehat, aman dan memiliki komposisi gizi seimbang.
Staf Ahli TP PKK Luwu Timur, Haslinda, menilai pengetahuan yang diperoleh peserta seharusnya tidak berhenti di arena lomba. Menurutnya, keterampilan tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dibawa ke lingkungan keluarga.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman dapat semakin membudaya di tengah keluarga,” ujarnya.
Penilaian dilakukan oleh tiga juri dari bidang berbeda, yakni perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan Andi Unga Singketu, Nutrisionis Gizi Puskesmas Malili Dwi Andini Actaviani, serta Executive Chef PT Patra Kecamatan Nuha Steven Liem Awaluddin.
Empat kategori diperlombakan dalam kegiatan ini, yaitu Cipta Menu B2SA, Menu MP-ASI, Menata Buah dan Sayuran, serta Cipta Menu Serba Ikan.
Untuk kategori Cipta Menu B2SA, TP PKK Kecamatan Towuti meraih juara pertama dengan hadiah Rp5 juta. Juara kedua diraih Kecamatan Tomoni Timur dengan hadiah Rp4 juta, sedangkan Kecamatan Malili menempati posisi ketiga dengan hadiah Rp3 juta.
Pada kategori Menu MP-ASI, Kecamatan Kalaena menjadi juara pertama, disusul Kecamatan Tomoni sebagai juara kedua dan Kecamatan Mangkutana sebagai juara ketiga.
Kategori Menata Buah dan Sayuran dimenangi Kecamatan Tomoni Timur. Posisi kedua diraih Kecamatan Angkona dan posisi ketiga Kecamatan Nuha.
Sementara itu, kategori Cipta Menu Serba Ikan menempatkan Kecamatan Wotu sebagai juara pertama, Kecamatan Kalaena sebagai juara kedua, dan Kecamatan Towuti sebagai juara ketiga.
Editor : Adi Permana
21 jam yang lalu
Selasa, 15 September 2026 20:00 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...