Kamis, 12 Maret 2026 15:53 WIB
Pangannews.id – Seiring meningkatnya jumlah kasus campak di Jawa Barat (Jabar) dalam beberapa waktu terakhir, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penularannya menjelang mudik lebaran Idulfitri 2026.
Berdasarkan data Dinkes Jabar, sepanjang 2025 tercatat 1.785 kasus campak di wilayah tersebut. Angka ini meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 271 kasus. Sementara pada periode Januari hingga Februari 2026, sudah ditemukan 252 kasus campak di berbagai daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Vini Adiani, mengatakan campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Penularannya dapat terjadi melalui percikan batuk atau bersin, kontak langsung dengan penderita, hingga benda yang terkontaminasi virus.
“Satu penderita campak dapat menularkan kepada 12 sampai 18 orang lainnya,” kata Vini, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, meningkatnya mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran berpotensi mempercepat penyebaran penyakit tersebut. Karena itu, masyarakat diminta memastikan anak telah mendapatkan imunisasi campak hingga dosis kedua.
“Idulfitri merupakan momen pergerakan massa yang masif dan pertemuan banyak orang. Oleh karena itu, masyarakat perlu mewaspadai penyakit ini karena penularannya sangat mudah,” ujarnya.
Editor : Adi Permana
Minggu, 22 Maret 2026 13:53 WIB
Jumat, 20 Maret 2026 11:15 WIB
Rabu, 18 Maret 2026 15:36 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...