PanganNews.id Yogyakarta - Minat generasi muda terhadap sektor pertanian semakin meningkat. Hal ini terlihat dari tingginya animo calon peserta didik Politeknik Pembangunan lingkup Kementerian Pertanian (Kementan). Salah satu UPT Pendidikan vokasi yang melakukan seleksi PMB yaitu Polbangtan Yogyakarta Magelang (Yoma). Proses seleksi dilakukan berbagai tahap termasuk tes wawancara secara daring pada Selasa (18/5) dan Rabu (19/5) setelah sebelumnya dilaksanakan Tes CAT.
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa pertanian adalah sektor yang sangat penting, terutama dalam menopang kemajuan ekonomi nasional. Untuk itu pertanian harus menjadi subsektor ekonomi yang maju, mandiri dan modern yang didukung kapasitas SDM pertanian yang profesional, mandiri dan berdaya saing.
"Modern itu berarti di dalamnya kita bicara SDM. Bagaimana mau cepat kalau masih pakai kendaraan kemarin. Bagaimana mau maju kalau ilmunya, teknologinya, mekanisasinya masih seperti yang kemarin.” ujar Mentan Syahrul Yasin Limpo.
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan Politeknik Lingkup Kementan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi lulusan SMU dan SMK untuk melanjutkan pendidikan di sektor pertanian. "Kita didik dan latih mereka menjadi qualified job creators dan qualified job seekers dalam bidang pertanian", tegas Dedi.
Sedangkan Direktur Polbangtan YoMa, Bambang Sudarmanto, menceritakan bahwa tes wawancara PMB ini sebagai salah satu tahapan seleksi guna menjaring dan menggali minat agripreneurship pada para calon mahasiswa baru.
“Calon-calon mahasiswa baru ini adalah para generasi mendatang yang harus kita siapkan menjadi fighter yang kuat dan mampu mewujudkan ketahanan pangan Indonesia”, kata Bambang.
Dijelaskannya tahapan wawancara ini merupakan bagian penting dalam proses seleksi PMB. "Meskipun dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting, pelaksanaan wawancara berjalan dengan optimal, efektif, dan fair. Sebelum tes wawancara dilaksanakan, tim pewawancara dan panitia menandatangani Pakta Integritas sebagai wujud komitmen melakukan wawancara dengan objektif, transparan, dan akuntabel", paparnya.
Ditambahkan oleh Endra Prasetyanta, Ketua Panitia PMB Polbangtan Yoma, bahwa tes wawancara PMB sukses dilakukan terhadap 705 calon mahasiswa baru.
“Jurusan pertanian ada 503 calon mahasiswa baru, dan 202 untuk jurusan peternakan, wawancara dilakukan sepenuhnya secara daring", jelas Endra.


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.