Kamis, 04 Mei 2023 15:00 WIB
PPKGHI Siap Fasilitasi Masyarakat yang Ingin Kebunnya Dijadikan Budidaya Kelapa Genjah
PanganNews.id, Jakarta - Perkumpulan Produsen Kelapa Genjah dan Hibrida Indonesia (PPKGHI) mengaku siap memfasilitasi kebun milik masyarakat yang ingin dijadikan kebun sumber benih kelapa genjah.
Ketua PPKGHI, Petrus Tjandra menyebut, kelapa genjah menjadi salah satu pilihan bagi para petani atau pekebun untuk menambah pendapatannya.
“Kami siap memberikan pendampingan, dan fasilitasi penetapan kebun benih secara swadaya maupun melalui koordinasi dengan pemerintah. Syaratnya jelas asal usul benihnya, berada dalam satu hamparan atau cluster seluas 1 ha, dan relatif seragam,” katanya dikutip dari agrofarm, Kamis 4 Mei 2023.
Tak hanya itu, Petrus Tjandra juga mengatakan jika pihaknya siap memberikan supervisi kepada perusahaan swasta yang ingin mengembangkan kebun benih kelapa genjah jenis tertentu yang bisa dijadikan sebagai sumber benih kelapa hibrida.
"Idealnya terbangun sumber-sumber benih kelapa genjah di berbagai sentra untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang cenderung meningkat setiap tahunnya," jelasnya.
Diketahui, kelapa genjah merupakan tipe yang berbeda dengan kelapa dalam.
Perbedaan yang signifikan antara kelapa dalam dan kelapa genjah yaitu pada kecepatan berbuah, tinggi tanaman, dan ukuran serta jumlah buah.
Pada kelapa dalam mulai berbuah pada usia tanam 6-8 tahun, tinggi bisa mencapai 30 meter, ukuran buah 1,5 hingga 2,5 kilogram per butir dan tiap pohon dapat berbuah 90 butir dalam setahun.
Sedangkan kelapa genjah sudah dapat berbuah pada usia tanam 3-4 tahun, pada umumnya memiliki batang pendek sekitar 12 meter, ukuran buah kecil maksimal 1,5 kilogram per butir namun jumlah buah per pohon per tahun dapat mencapai 140 butir.
Melihat karakteristik tersebut, maka kelapa genjah cocok di tanam oleh petani atau pekebun di pekarangan rumahnya karena mudah untuk memanennya bahkan oleh ibu rumah tangga sekalipun.
Bahkan, kelapa genjah tidak hanya untuk sekedar diambil kelapa mudanya tapi juga bisa dimanfaatkan kelapa tuanya sebagai santan. Dan yang lebih komersial adalah disadap niranya untuk produksi gula kelapa mengingat kelapa genjah tidak terlalu tinggi dan mengurangi resiko jatuhnya penderas. (egi)
14 jam yang lalu
15 jam yang lalu
You must login to comment...
Be the first comment...