Petani Milenial Simak NIh! Ini Teknologi Rahasia yang Bikin Sukses Pertanian di Jepang

Jurnalis Pangannews

Senin, 15 Mei 2023 10:37 WIB

news
Produksi padi di dalam gedung yang ada di Jepang (Youtube adayangbaru)

PanganNews.id, Jepang  - Jepang merupakan negara yang dikenal dengan kecanggihan teknologinya dalam sejumlah sektor, tak terkecuali sektor pertanian. 

Jepang memiliki tanah yang tak aebagus Indonesia. Namun, dalam kekurangan itu, mereka terus berinovasi untuk memaksimalkan pertanian. 

Dengan begitu, tak heran mereka selalu unggul dalam sektor pertanian dengan negara lain meski sejumlah kekurangan yang mereka miliki. 

Teknologi pertanian yang dimiliki Jepang juga bisa dibilang lengkap, mulai dari proses penanaman hingga proses pemanenan, semuanya dibantu oleh teknologi.

Dikutip dari urbanjabar.com, rekayasa genetika pembibitan padi hasil pertanian Jepang yang berkualitas tidak terlepas dari teknologi dan penelitian yang mereka miliki. 

Kendati, cara  rekayasa genetika padi dilakukan di sejumlah negara, namun hanya Jepang uang mampu melakukan rekayasa genetika pembibitan padi secara maksimal. 

Hasil rekayasa genetika padi yang telah dimodifikasi secara genetika berfungsi untuk meningkatkan mikronutrien seperti vitamin A, mempercepat fotosintesis, melawan hama, mentolerir herbisida, menghasilkan nutrisi penambah protein, dan lainnya.

Dibandingkan Indonesia, Jepang sudah banyak menggunakan mesin untuk menanam padi bernama rice transplanter. Sementara Indonesia masih didominasi oleh para petani yang menanam dengan cara manual. 

Rice transplanter itu, dinilai efektif dan solutif dalam mengurangi tenaga manusia untuk menghasilkan penanaman yang cepat dan rapi.

Dalam hal perawatan, petani Indonesia akan  melakukan perawatan secara manual, mulai dari penyemprotan pestisida, pemberian pupuk, dan, lainnya sehingga membutuhkan waktu yang lama.

Namun berbeda dengan Jepang di mana petani Jepang memberikan pupuk serta perawatan lainnya menggunakan sebuah traktor canggih yang di desain sedemikian rupa, sehingga petani Jepang membutuhkan waktu yang lebih singkat dalam perawatan.

Untuk pertanian, selain peralatan teknologi yang canggih untuk menanam dan memanen Jepang juga memanfaatkan komputer dalam pertanian.

Salah satunya yaitu cloud computing system yang dibuat oleh Fujitsu dan dapat digunakan oleh beberapa instansi pertanian yang ada di Jepang.


Cloud computing merupakan inovasi pertanian yang dibuat untuk mendeteksi prediksi hujan atau tingkat kelembaban lingkungan dengan cara menaruh beberapa sensor di sekitar tanaman.

Data yang diterima oleh sensor tersebut akan disinkronisasi dan dipantau melalui smartphone atau tablet PC.

Tujuan dilakukan hal ini yaitu mengurangi kegagalan akibat kondisi cuaca Jepang yang kurang mendukung serta membantu petani untuk meningkatkan kualitas hasil panen.

Jepang merupakan kota metropolitan terbesar di dunia yang memiliki banyak gedung pencakar langit, khususnya di kota Tokyo.

Meskipun begitu Jepang selalu mengambil kesempatan untuk membuat lahan pertanian salah satunya area pertanian yang terdapat dalam gedung.

Terdapat sebuah area persawahan yang dikembangkan oleh Pesona Group Area tersebut memiliki keunikan karena lokasinya berada di basement gedung 27 lantai miliknya dengan luas 3000 m².

Ia membuat area persawahan tanpa bantuan sinar matahari. Adapun pengganti sinar matahari yaitu dengan teknologi canggih seperti penggunaan lampu serta pengontrol temperatur yang dapat diatur secara komputerisasi.

Bukan hanya padi, Pesona group juga mempunyai produk lainnya mulai dari sayur, buah, bunga, serta aneka rempah lainnya. (egi)


Kolom Komentar

You must login to comment...