Jumat, 26 Mei 2023 13:00 WIB
PanganNews.id, Bogor - Pepaya Calina adalah varietas buah pepaya lokal asli Indonesia yang merupakan hasil pemuliaan oleh para peneliti di Institut Pertanian Bogor (IPB).
Dalam upaya meningkatkan produksi dan konsumsi buah di Indonesia, Gerakan Revolusi Oranye dicanangkan pada tahun 2013, dan pepaya Calina menjadi salah satu bentuk kontribusi dari IPB untuk mendukung gerakan tersebut.
Inovator pepaya Calina, yaitu Prof Sriani Sujiprihati menjelaskan bahwa pepaya ini populer di kalangan petani di seluruh Indonesia dan memiliki permintaan pasar yang tinggi.
Meskipun pepaya ini kecil dengan berat rata-rata 1,3 kilogram per buah, tetapi pepaya Calina banyak dijual di supermarket besar dengan label "California papaya".
Selain itu, pepaya Calina juga diekspor ke berbagai negara, termasuk Malaysia dan Singapura.
Kelebihan pepaya Calina yang membuatnya digemari adalah rasanya yang manis, daging buahnya yang tebal dan lembut, tidak lembek, berwarna merah, dan tidak memiliki aroma pepaya yang khas.
"Buah pepaya ini juga tidak terlalu besar sehingga dapat dimakan dalam sekali makan, sehingga tidak perlu repot menyimpan potongan pepaya di dalam kulkas," katanya.
Dalam mendukung Gerakan Revolusi Oranye, Perusahaan Perkebunan Nusantara III (PTPN III) telah menanam pepaya Calina di lahan seluas 2.500 hektar.
Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi dan konsumsi buah-buahan di Indonesia, dan menargetkan Indonesia menjadi produsen buah tropis terkemuka di ASEAN pada tahun 2025 serta mencapai target ekspor sekitar 5,95 juta ton buah.
Sementara itu, Prof Sobir yang juga terlibat dalam pengembangan pepaya Calina, berharap bahwa keunggulan yang dimiliki oleh pepaya ini akan membantu mewujudkan impian besar bangsa Indonesia untuk menjadi eksportir buah tropis terbesar di dunia pada tahun 2045. (Nicko)
Jumat, 15 Mei 2026 11:38 WIB
Selasa, 12 Mei 2026 11:30 WIB
Senin, 11 Mei 2026 14:12 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...