Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Minim Tanaman Pangan, BPS Fokus Lakukan Sensus Pertanian di Rumah Tangga Perikanan

Bagikan
Ilustrasi aktivitas para nelayan (Bangkapos)
Ilustrasi aktivitas para nelayan (Bangkapos)

PanganNews.id, Batam - Sensus Pertanian atau ST 2023 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) secara nasional bertujuan untuk memotret potensi pertanian di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Batam. 

Dalam hal ini, BPS Batam lebih fokus pada rumah tangga perikanan karena Kota Batam minim tanaman pangan.

Tujuan sensus pertanian ini adalah untuk menghitung produksi dan potensi perikanan serta mendorong pengembangan sektor perikanan sebagai salah satu sektor penghasilan di daerah tersebut.

Kepala BPS Batam Agus Kadaryanto mengatakan, sensus pertanian ini bertujuan memotret potensi pertanian di seluruh wilayah Indonesia termasuk Kota Batam.

Agus menambahkan, mengingat di Batam minim tanaman pangan, maka sensus pertanian akan lebih difokuskan ke rumah tangga perikanan, terutama bagaimana menghitung produksi dan sebagainya.

“Kalau kita di Batam kita lebih condong ke rumah tangga perikanan, kalau untuk tanaman pangan juga ada tapi angkanya lebih sedikit, ” kata Agus sapaan akrabnya, Selasa 18 Juli 2023.

Selain itu menurut Agus, Batam memiliki potensi perikanan laut yang sangat besar tetapi belum dikembangkan maksimal menjadi salah satu sektor penghasilan di daerah ini.

Melalui ST 2023 bisa menggerakkan pemerintah daerah dan masyarakat agar mengembangkan potensi ini sehingga bisa lebih maksimal.

"ST2023 dimulai dari 1 Juni 2023 sampai 31 Juli 2023 mendatang. Bertujuan untuk menyediakan data struktur pertanian, terutama untuk unit-unit administrasi terkecil, menyediakan data yang dapat digunakan sebagai tolok ukur statistik pertanian saat ini dan menyediakan kerangka sampel untuk survei pertanian," jelasnya.

Masih kata Agus, ST2023 akan mencakup tujuh subsektor, yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, dan jasa pertanian.

Sekilas mengenai sensus pertanian ini adalah keterjangkauannya dalam mencakup semua usaha pertanian termasuk usaha jasa pertanian di seluruh wilayah geografis atau teritorial Indonesia.

"Tujuan sendiri menyediakan data struktur pertanian sampai unit-unit administrasi yang terkecil," papar Agus.

Diantaranya menyediakan data struktur pertanian sampai unit-unit administrasi terkecil. Menyediakan data yang dapat digunakan sebagai tolok ukur statistik pertanian saat ini serta menyediakan kerangka sampel untuk survei pertanian lanjutan.

Kegiatan ini mencakup pertanian dalam ST 2023 meliputi 6 subsektor yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan dan terakhir kehutanan.

“Untuk daerah konsentrasi yakni elakang Padang, Bulang dan Galang belum selesai kita sensus. Sementara 9 kecamatan lain di mainland sudah selesai. Nantinya setelah sensus berkahir hasilnya akan kita publish,” tutup Agus.

Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal