Ini Cara Membuat Pupuk Kompos Organik versi DLH

Jurnalis Pangannews

Selasa, 25 Juli 2023 16:05 WIB

news
Ilustrasi pembuatan kompos (Jawapos)

PanganNews.id, JAKARTA - Membuat kompos seringkali dipakai program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai sebuah inisiatif yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat kompos:

Alat yang dibutuhkan:
1. Wadah berukuran besar dengan penutup (Tong atau ember).
2. Sarung tangan.

Bahan-bahan yang dibutuhkan:
1. Sampah sisa sayuran atau makanan (sampah organik).
2. Tanah.
3. Air secukupnya.
4. Arang sekam.
5. Kapur.
6. Cairan pupuk EM4 sebagai bahan tambahan.

PanganNews.id melansir dari halaman DLH Langkah-langkah pembuatan kompos, yakni : 

1. Siapkan sampah rumah tangga yang akan diolah menjadi pupuk kompos. Pastikan sampah tersebut merupakan sampah organik, dan pisahkan dari sampah plastik atau non-organik.

2. Siapkan wadah berukuran besar, seperti tong atau ember, untuk membuat kompos. Pastikan wadah tersebut dapat ditutup rapat untuk mencegah kontaminasi.

3. Isi wadah dengan tanah secukupnya. Ketebalan tanah dapat disesuaikan dengan ukuran wadah dan banyaknya sampah organik yang akan digunakan.

4. Siram permukaan tanah dengan air secukupnya untuk menjaga kelembaban.

5. Campurkan sampah organik yang telah dipisahkan sebelumnya dengan arang sekam dan kapur pertanian. Pastikan bahan-bahan ini tercampur merata dengan sampah organik. Ketebalan lapisan sampah setara dengan ketebalan lapisan tanah.

6. Siram lagi dengan air yang sudah dicampur dengan cairan pupuk EM4. Cairan EM4 berfungsi untuk mempercepat proses pengomposan.

7. Masukkan lagi lapisan tanah ke dalam wadah sebagai penutup sampah organik. Tanah berfungsi untuk mengurangi bau tidak sedap dan membantu proses pengomposan.

8. Tutup wadah rapat-rapat agar pupuk yang sedang diproses tidak terkontaminasi oleh lingkungan sekitar.

9. Biarkan wadah selama kurang lebih 3 minggu untuk proses pengomposan. Dalam periode ini, kompos akan mengalami dekomposisi dan berubah menjadi pupuk organik yang siap digunakan.

Setelah kompos selesai dibuat, simpan kompos di tempat yang sejuk dan tidak terkontaminasi oleh air hujan atau hewan. Setelah 3 minggu, kompos siap digunakan sebagai pupuk untuk memupuk tanaman di lingkungan sekitar. Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, diharapkan kompos yang dihasilkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu mengurangi dampak sampah organik pada lingkungan.

Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Kolom Komentar

You must login to comment...