Petani Bawang Merah di Ponorogo Minta Kebijakan Pemerintah Perbaikan Harga Jual dan Bantuan Pupuk

Jurnalis Pangannews

Minggu, 06 Agustus 2023 09:09 WIB

news
Ilustrasi petani mengalami potensi kerugian besar karena modal yang telah dikeluarkan sangat besar. (BeritaJatim.com)

PanganNews.id, Ponorogo - Kondisi sulit yang dihadapi petani bawang merah di Desa Ringinputih, Ponorogo, memang sangat mempengaruhi hasil panen mereka. 

Sebab penurunan tajam harga bawang merah menyebabkan petani mengalami potensi kerugian besar. Sebab modal yang telah dikeluarkan sangat besar.

Para petani berharap adanya kebijakan konkret dari pemerintah, seperti perbaikan harga jual atau bantuan benih dan pupuk, sehingga mereka dapat mencapai hasil panen yang menguntungkan dan memperoleh penghasilan yang layak dari usaha pertanian mereka.

“Hasil kualitas panen bawang merahnya musim panen ini sebenarnya cukup baik. Tetapi, saat seperti ini justru harganya malah murah sekali. Di harga Rp12 ribu per kilogram, ini harga terendah selama ini,” kata Titik Suharti, salah satu petani bawang merah di Desa Ringinputih, Sabtu 5 Agustus 2023.

Untuk panen bawang merah kali ini, modalnya cukup besar menurut petani yang akrab disapa Titik,  terutama untuk membeli benihnya, dulu per satu kilogram harganya Rp57 ribu.

"Jika satu petak sawah berukuran 1.400 meter persegi, membutuhkan kurang lebih benih bawang merahnya 1,7 kwintal. Berarti untuk pembelian benih saja, sudah mencapai Rp10 juta lebih," tutur Titik.

Modalnya bukan hanya untuk membeli benih saja namun juga untuk pembelian pupuk, penggarapan lahan, perawatan tanaman hingga panen dan itu membutuhkan dana sebesar Rp11 juta.

"Sedangkan untuk hasil panennya, dari benih 1,7 kwintal itu, menghasilkan bawang merah kurang lebih 18 kuintal. Jika itu, dihargai hanya Rp 12 ribu per kilogram, tentu bisa jadi tidak balik modal," keluh titik.

Dengan kondisi harga seperti saat ini, para petani bawang merah berharap ada kebijakan dari Pemerintah untuk memperbaiki harga jualnya.

Sehingga para petani ini, bisa mencapai hasil panen yang menguntungkan. Dengan begitu, mereka bisa dapat penghasilan yang layak dari usaha bertani bawang merah.

Para petani berharap adanya kebijakan dari pemerintah untuk memperbaiki harga jual bawang merah agar mereka bisa mencapai hasil panen yang menguntungkan dan mendapatkan penghasilan yang layak dari usaha pertanian mereka.

“Ya kita berharap ada kebijakan Pemerintah yang kongkrit untuk permasalahan harga bawang merah ini. Entah itu, memperbaiki harga jualnya, atau petani diberi bantuan benih ataupun pupuknya,” imbuhnya.

Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Kolom Komentar

You must login to comment...