Pertanian Hidroponik di Lahan Terbatas, Warga Kembangkan Budidaya Melon di Atap Rumah

Jurnalis Pangannews

Selasa, 09 Januari 2024 15:39 WIB

news
Abdul Haris, Panen Melon Golden Yurika di areal rumah nya, Jakarta Utara (Pemkot Jakut)

PanganNews.id, Jakarta - Warga Jalan Walang Timur, Gang H. Abd Khair RT 10/12 Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Abdul Haris, berhasil mengeksploitasi rooftop rumahnya untuk menanam Melon Golden Yurika.

Ia berhasil panen sebanyak 80 melon, dengan luas area lahan atap sekitar 21 meter persegi, menggunakan metode tanam hidroponik NFT.

"Alhamdulillah, dari total 80 pohon semuanya berbuah dan berhasil kita panen," ujar Haris beberapa waktu lalu.

Setiap buah melon memiliki berat bervariasi antara satu hingga 1,7 kilogram.

Sebelumnya, Haris telah menguji penanaman secara konvensional bersama Kelompok Tani Permai Raya.

Namun, karena lahan yang biasa digunakan tidak lagi tersedia, sejak tahun lalu ia beralih menggunakan lahan atap rumahnya.

Sejak pertama kali memanfaatkan lahan atap, Haris telah melakukan empat kali panen, dan kali ini ia berhasil memproduksi 80 buah melon.

Ke depan, ia berencana terus mengembangkan budidaya melon dengan mencoba berbagai jenis dan formula nutrisi untuk menghasilkan kualitas terbaik.

"Hasil panen ini sebagian sudah kami jual. Ke depan kami akan coba varian lain," kata Haris.

Ketua Bidang Pertanian Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Mujiyati menyatakan bahwa apa yang dilakukan Abdul Haris merupakan contoh keberhasilan dalam memanfaatkan lahan rooftop untuk pertanian.

Hal ini membuktikan bahwa keterbatasan lahan tidak menghalangi bila ada niat dan ketelatenan.

"Setiap melon harganya rata-rata mencapai Rp 40 ribu per buah. Semoga ini menjadi inspirasi warga lainnya dalam memanfaatkan lahan yang ada," tandas Mujiyati.

Reporter: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Kolom Komentar

You must login to comment...