Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Ekonomi Indonesia Adaptif Gejolak Global, Menkeu Ingatkan Bahaya Inflasi Pangan

Bagikan
Menteri Keuangan, Sri Mulyani (Medsos Sri Mulyani)
Menteri Keuangan, Sri Mulyani (Medsos Sri Mulyani)

PanganNews.id, Jakarta- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa ekonomi Indonesia dinilai mampu beradaptasi di tengah gejolak global yang terjadi.

Ia menilai, Pertumbuhan ekonomi berhasil terjaga, sementara inflasi relatif pada level yang rendah pada saat ini. 

Namun, Sri Mulyani Indrawati mengingatkan untuk tidak terlena dalam kondisi ini. Satu hal yang disorot adalah inflasi pangan yang masih tinggi.

"Kita syukuri bahwa pertumbuhan ekonomi yang resilience juga terjaga, dari sisi stabilitas inflasi rendah. Indonesia dalam situasi dunia yang masih bergumul dalam tekanan inflasi yang tinggi, kita punya headline inflasi cukup rendah," katanya di Jakarta, Jumat 8 Maret 2024.

"Namun kita tidak boleh terlena karena faktor inflasi dari sektor pangan menunjukkan kenaikan dan tekanan," lanjutnya.

Apalagi Indonesia memasuki bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri. Momen ini, menjadi salah satu yang harus diwaspadai.

"Terutama pada Ramadan dan hari raya perlu diwaspadai dan diatasi," sebut dia.

Pada kesempatan itu, Sri Mulyani menyebut isu pangan juga diangkat pada G20 di Brasil. Dalam kaitannya dengan ini, ia menyebut global sedang tidak baik-baik saja.

"Brasil mengusung tema masalah inklusivitas terutama masyarakat prasejahtera, bahkan food security dan hunger sebagai temanya. Itu adalah lingkungan global yang memang tidak ramah dan baik-baik saja," pungkasnya.

Penulis: Egi Abdul Mugni 
Editor: Ryan Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal