PanganNews.id, Bengkulu- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur tengah menanggapi tantangan dalam sektor perkebunan dengan langkah inovatif.
Melalui Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, mereka telah menerima program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) tahun 2024, dengan penuh semangat.
Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, Kastilon, program ini memiliki tujuan yang jelas, yakni mengganti bibit sawit yang sudah tidak produktif lagi, terutama yang usianya telah melebihi 25 tahun.
"Program ini bertujuan untuk mengganti bibit sawit yang tidak produktif, terutama yang usianya telah melebihi 25 tahun,” ungkap Kastilon, Jumat 19 April 2024.
Kecamatan Padang Guci Hulu, Lungkang Kule, dan Kaur Utara menjadi fokus utama alokasi lahan seluas 150 hektare yang diserahkan oleh Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI.
Meskipun Padang Guci Hulu menjadi prioritas utama, namun jika kebutuhan bibit melebihi di sana, alokasi akan dialihkan ke dua kecamatan lainnya.
"Proses pembagian program ini dilakukan secara kelompok, di mana kelompok tani mengajukan permohonan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Kaur,” jelas Kastilon.
Dana dari program ini akan dialokasikan untuk pembelian bibit sawit bersertifikat, pembongkaran lahan, dan pemupukan. Dengan harapan, petani akan mendapatkan bibit yang lebih baik, meningkatkan produktivitas, dan kesejahteraan di masa depan.
"Sehingga dengan hal ini akan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka di masa depan,” tambah Kastilon.
Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.