Bupati Kalibaru Ingin Maksimalkan Potensi Ternak Domba di Banyuanyar

Jurnalis Pangannews

Jumat, 10 Mei 2024 17:18 WIB

news
Bupati Ipuk melihat sejumlah kambing yang sempat memenangi kontes hewan ternak di Kecamatan Kabat.

PanganNews.id, Jawa Tengah - Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, menjadi pusat sorotan dengan potensi besar dalam peternakan domba.

Langkah penting diambil oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang mengunjungi desa ini pada Rabu, 8 Mei 2024 kemarin.

"Potensinya bagus, perlu dikembangkan," kata Bupati Ipuk, sambil mengamati sejumlah domba yang meraih prestasi dalam kontes hewan ternak di Kecamatan Kabat tahun lalu.

Di tengah sorotan tersebut, jenis domba Dormas menjadi primadona di Desa Banyuanyar, dengan bobot yang ideal untuk kontes hewan ternak.

Triyono (40), peternak asal Dusun Barumanis, mengungkapkan, "Waktu ikut kontes berat kambing baru 125 kilogram, sekarang bobotnya 140 kilogram," ungkap dia. 

Kambing terbesar yang dinamai Singo Barong, milik Triyono, mengalami kenaikan berat hingga hampir 15 kilogram dalam waktu tiga bulan.

"Hanya dalam kurun waktu tiga bulan, beratnya naik hingga hampir 15 kilogram," ujarnya.

Harganya yang semakin tinggi mencerminkan prestasi Singo Barong, dengan penawaran mencapai Rp 75 juta.

"Tambah berat, harganya juga semakin tinggi," tutur Triyono.

Menurut Ni Luh Putu Suryani, seorang dokter hewan di Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Kecamatan Kalibaru adalah lingkungan yang sangat mendukung untuk peternakan kambing.

"Kambing itu hewan yang hidup di dataran tinggi," katanya.

Suhu udara yang dingin menjadi salah satu faktor utama dalam pertumbuhan kambing, sehingga Desa Banyuanyar menjadi lokasi yang ideal untuk peternakan kambing.

"Desa Banyuanyar ini lokasi yang cocok untuk ternak kambing," tandasnya.

Penulis : Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Kolom Komentar

You must login to comment...