Polemik Wadah Makan MBG, Ketahui Material yang Aman untuk Makanan

Pers Pangannews

Kamis, 28 Agustus 2025 17:39 WIB

news
Polemik wadah makan MBG, ketahui material yang aman untuk makanan.

Pangannews.id - Program makan bergizi gratis (MBG) kembali tuai sorotan. Kali ini, dugaan penggunaan bahan logam tak layak, serta mengandung minyak babi pada wadah makan atau food tray MBG jadi perbincangan di media sosial.

Wadah makan berbahan stainless steel tipe 201 disebut-sebut tidak aman untuk menyimpan makanan, karena berisiko melepaskan logam berbahaya dan mudah berkarat.

Para ahli kesehatan mengingatkan, stainless steel tipe 201 memang tidak direkomendasikan untuk kontak langsung dengan makanan. Pasalnya, selain mengandung magnesium tinggi, jenis baja ini lebih rentan terhadap korosi dan peluruhan logam, terutama jika sering terkena panas atau bahan makanan asam.

Sebagai informasi, baja tipe 201 umumnya digunakan untuk keperluan non-makanan seperti pagar, kanopi, hingga produk merchandise.

Sementara itu, untuk keperluan makanan, para ahli menyarankan penggunaan stainless steel tipe 304 yang telah diklasifikasikan sebagai food grade dan lebih stabil terhadap zat kimia serta suhu tinggi.

Dilansir dari Martha Stewart dan Healthline, sejumlah pakar menyarankan masyarakat agar lebih selektif memilih bahan wadah makanan, terutama untuk penggunaan jangka panjang atau saat dipanaskan. Berikut perbandingan berbagai jenis material wadah yang umum digunakan:

Plastik

Wadah plastik masih banyak digunakan karena ringan dan praktis. Namun, bahan ini paling rentan menyerap bau, noda, dan dapat mengandung zat berbahaya seperti Bisphenol A (BPA).

“Jika sudah retak, berubah warna, atau bentuknya melengkung, sebaiknya segera diganti,” ujar Leanne Stapf, COO dari The Cleaning Authority.

Selain itu, tidak semua plastik aman dicuci dengan mesin pencuci piring. Suhu tinggi dapat menyebabkan deformasi, terutama pada wadah plastik sekali pakai.

Kaca

Kaca menjadi pilihan yang lebih aman dan ramah lingkungan. Selain tidak bereaksi terhadap makanan, wadah kaca juga tidak menyerap bau atau zat kimia. Namun, penggunaannya kurang ideal untuk aktivitas di luar rumah karena berat dan rawan pecah.

Wadah kaca biasanya dilengkapi tutup berbahan plastik bebas BPA atau bambu, namun tetap perlu diperhatikan segel dan ketahanannya terhadap kebocoran.

Stainless Steel

Di sisi lain, stainless steel dinilai unggul dari sisi daya tahan dan keamanan. Wadah ini tidak menyerap bau atau rasa, serta cocok untuk penggunaan jangka panjang. Meski demikian, stainless steel tidak dapat digunakan dalam microwave dan tidak transparan.

Untuk keamanan, hindari stainless steel tipe 201 dan pilih tipe 304 yang sudah teruji aman untuk keperluan makanan.

Pemilihan material yang keliru bukan hanya berdampak pada kualitas makanan, tetapi juga dapat memicu risiko kesehatan jangka panjang.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...