PGN Fasilitasi Petani Jepara Tanam Padi Biosalin di Lahan Pesisir

Pers Pangannews

Selasa, 02 September 2025 09:21 WIB

news
Kerja sama Perusahaan Gas Negara (PGN) dalam mengembangian padi Biosalin di pesisir Kabupaten Jepara, Senin (1/9/2025). (Foto : PGN)

Pangannews.id - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mendukung petani pesisir di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dengan membantu pengembangan padi Biosalin yang mampu tumbuh di lahan berkadar garam tinggi.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan intrusi air laut yang selama ini menghambat produktivitas pertanian di wilayah pesisir.

Penanaman padi Biosalin dilakukan di atas lahan seluas 10 hektare milik Kelompok Tani (Poktan) Sari Mulyo, Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara.

"Pada tahap awal, sebanyak 400 kilogram benih padi Biosalin akan ditanam di lahan tersebut," kata Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman.

Dia menjelaskan, varietas padi Biosalin dikembangkan khusus untuk mampu tumbuh di tanah dengan kadar salinitas tinggi.

Kehadiran varietas ini diyakini dapat membuka peluang baru bagi petani pesisir untuk kembali produktif, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

"Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen PGN untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Kami ingin berkontribusi tidak hanya dalam hal ekonomi, tapi juga dalam menjaga keberlanjutan lingkungan," ujarnya.

Ia menambahkan, inisiatif pengembangan padi Biosalin sejalan dengan tantangan yang dihadapi para petani pesisir, khususnya terkait keterbatasan lahan akibat intrusi air laut yang semakin meluas.

Ketua Kelompok Tani Sari Mulyo, Ahmad Suyono, menyambut baik program ini. Menurutnya, kehadiran padi Biosalin menjadi harapan baru bagi petani yang selama bertahun-tahun kesulitan bertani akibat tanah yang terlalu asin.

“Selama ini kami hanya bisa menanam dalam skala kecil karena padi biasa tidak bisa tumbuh maksimal di tanah yang terintrusi air laut,” ungkapnya.

Ahmad menilai bantuan PGN sangat penting untuk menjaga keberlangsungan usaha pertanian mereka.

Terlebih, kata dia, semakin banyak lahan pertanian di wilayah pesisir Jepara yang terdampak intrusi, membuat para petani menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan produktivitas.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...