Prabowo Klaim MBG Tumbuh Cepat, 55 Juta Penerima dalam Satu Tahun

Pers Pangannews

Rabu, 07 Januari 2026 20:00 WIB

news
Presiden Prabowo klaim MBG tumbuh cepat, 55 juta penerima dalam satu tahun.

Pangannews.id - Presiden Prabowo Subianto mengklaim program Makan Bergizi Gratis (MBG) tumbuh pesat dalam satu tahun pelaksanaannya. Hingga awal Januari 2026, jumlah penerima manfaat program tersebut telah mencapai 55 juta orang di seluruh Indonesia.

Capaian itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu. Menurut Presiden, angka tersebut diraih hanya dalam waktu satu tahun sejak MBG resmi diluncurkan pada 6 Januari 2025.

“Sekarang sudah 55 juta penerima manfaat. Kita memberi makan 55 juta saudara-saudara kita setiap hari,” ujar Prabowo.

Program MBG ditujukan bagi anak sekolah, ibu hamil dan menyusui, serta kelompok lanjut usia. Pemerintah menargetkan total penerima manfaat mencapai 82,9 juta orang. Prabowo menegaskan, cakupan penuh program tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Ia mengakui hingga kini masih terdapat desa-desa yang belum menerima manfaat MBG. Presiden pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang belum terjangkau program tersebut.

“Tadi ada yang teriak, ‘Pak, desa kami belum dapat MBG’. Saya minta maaf. Kemampuan kita bertahap, tapi Insya Allah Desember 2026 semua desa harus sudah menerima,” katanya.

Prabowo menyebut laju pertumbuhan MBG Indonesia tergolong cepat jika dibandingkan dengan negara lain. Ia mencontohkan Brasil yang membutuhkan waktu hingga 11 tahun untuk menyalurkan program makan siang gratis kepada sekitar 40 juta anak sekolah.

“Kita 55 juta dalam satu tahun. Itu setara memberi makan delapan kali jumlah penduduk Singapura setiap hari,” ujarnya.

Ia menuturkan, program MBG menarik perhatian komunitas internasional. Salah satunya datang dari Rockefeller Institute, yang mengirimkan tim ahli ke Indonesia untuk meninjau langsung pelaksanaan MBG di sejumlah sekolah.

Hasil kajian lembaga riset asal Amerika Serikat tersebut, kata Prabowo, menunjukkan bahwa dana yang diinvestasikan dalam program MBG berpotensi menghasilkan efek pengganda ekonomi (multiplier effect) sebesar 5 hingga 35 kali lipat.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...