BGN Tutup SPPG Air Asuk Usai Insiden Keracunan Massal

Pers Pangannews

Kamis, 16 April 2026 12:12 WIB

news
Ilustrasi: MBG di Anambas pada April 2026. (Foto : ANTARA/Muhamad Nurman)

Pangannews.id - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Air Asuk di Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, menyusul kejadian luar biasa (KLB) berupa dugaan keracunan makanan.

Koordinator BGN wilayah Anambas, Sahril, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/4/2026), setelah para penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengonsumsi makanan yang disediakan dapur SPPG setempat.

“Terjadi KLB berupa dugaan keracunan makanan yang dialami para penerima manfaat MBG di wilayah Air Asuk,” kata Sahril, dikutip dari Antara, Kamis (16/4/2026).

Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini, jumlah korban diperkirakan mencapai 158 orang.

Meski demikian, Sahril menegaskan penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait.

“Penyebab pastinya apakah benar berasal dari program MBG masih dalam penelusuran dan pengujian oleh RSUD, puskesmas, dan Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, BGN memutuskan menutup sementara operasional SPPG Air Asuk guna mencegah potensi kejadian serupa. Penutupan dilakukan sejak insiden terjadi dan akan berlangsung hingga hasil investigasi dinyatakan tuntas.

Langkah ini juga dilakukan untuk memastikan keamanan layanan sebelum program kembali berjalan.

“Penutupan dilakukan hingga waktu yang belum dapat ditentukan, menunggu hasil investigasi dan evaluasi lebih lanjut,” kata Sahril.

BGN menyatakan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi kesehatan untuk menangani korban serta menelusuri sumber dugaan keracunan.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...