Ini Daftar Makanan yang Tak Dianjurkan Disimpan di Wadah Plastik

Pers Pangannews

3 jam yang lalu

news
Tidak semua jenis makanan aman disimpan dalam wadah plastik. (Foto : Pixabay)

Pangannews.id - Wadah plastik masih menjadi pilihan utama banyak orang untuk menyimpan makanan. Praktis dan ringan, bahan ini digunakan hampir di setiap dapur. Namun, ahli kesehatan mengingatkan tidak semua jenis makanan aman disimpan dalam wadah plastik.

Pakar kesehatan dan kebugaran Dimple Jangda menyebut, makanan yang bersifat asam seperti tomat, jeruk, dan buah beri sebaiknya dihindari dari penyimpanan dalam plastik. Menurutnya, sifat asam dapat memicu pelepasan bahan kimia dari plastik ke dalam makanan.

“Saat disimpan dalam wadah plastik, bahan kimia akan larut ke dalamnya dan juga memengaruhi keseimbangan pH. Sebaiknya disimpan dalam wadah kaca,” ujar Dimple, seperti dikutip dari Times of India.

Ia menambahkan, kandungan vitamin C pada makanan asam bisa menurun signifikan. Bahkan, pada buah beri, kehilangan vitamin C disebut bisa mencapai hampir 50 persen hanya dalam satu hari penyimpanan di wadah plastik.

Tak hanya itu, sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kale juga dinilai tidak cocok disimpan dalam plastik. Kandungan air yang tinggi membuat sayuran mudah layu, sementara vitamin yang larut dalam air seperti folat dan vitamin K bisa ikut berkurang.

Dimple juga mengingatkan risiko yang lebih besar saat menyimpan makanan panas dalam wadah plastik. Beberapa jenis plastik mengandung bahan kimia seperti bisphenol A (BPA) dan ftalat yang dapat terlepas saat terkena panas.

“Makanan panas dapat mempercepat pelepasan zat kimia tersebut ke dalam makanan,” katanya.

Jenis makanan lain yang sebaiknya dihindari disimpan dalam plastik adalah makanan berlemak, seperti mentega, ikan, hingga makanan berbasis krim. Kandungan lemak dinilai dapat menarik zat kimia dari plastik lebih mudah.

Sementara untuk daging merah mentah, risiko utamanya bukan hanya zat kimia, tetapi juga kontaminasi bakteri. Permukaan plastik yang mudah tergores dapat menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme.

Untuk mengurangi risiko tersebut, ia menyarankan penggunaan wadah berbahan kaca, keramik, atau baja tahan karat sebagai alternatif yang lebih aman.

Di sisi lain, standar keamanan internasional seperti yang dirujuk oleh United States Department of Agriculture menekankan bahwa wadah plastik yang digunakan untuk pangan harus bersifat tidak beracun, tahan air, dan tidak mudah terdegradasi oleh bahan kimia.

Namun demikian, pemilihan jenis makanan tetap menjadi faktor penting dalam menentukan keamanan penggunaannya.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...