Bulog Wajibkan Sertifikasi Penggilingan Padi Mitra Mulai 2027

Pers Pangannews

14 jam yang lalu

news
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani. (Foto : Perum Bulog)

Pangannews.id - Perum Bulog akan mewajibkan seluruh penggilingan padi mitra maklon memiliki sertifikasi mulai 2027. Kebijakan ini disiapkan untuk meningkatkan kualitas Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sekaligus memastikan beras yang disalurkan kepada masyarakat memenuhi standar mutu.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan sertifikasi akan menjadi syarat utama bagi penggilingan padi yang ingin bekerja sama sebagai mitra maklon Bulog. Penggilingan yang tidak lolos sertifikasi tidak dapat menjalin kemitraan.

"Sertifikasi ini kami lakukan untuk meningkatkan kualitas penggilingan. Mulai 2027, hanya penggilingan yang memenuhi standar yang dapat menjadi mitra Bulog," kata Rizal, dikutip dari Antara.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Bulog mengubah fokus pengelolaan CBP yang selama ini tidak hanya mengejar volume penyerapan beras, tetapi juga meningkatkan kualitas produk yang diterima masyarakat.

Melalui sertifikasi, Bulog ingin memastikan setiap penggilingan memiliki kemampuan menghasilkan beras dengan mutu yang terjaga, mulai dari kebersihan, kesehatan, hingga bebas bau dan hama.

"Kami ingin beras Bulog ke depan benar-benar berkualitas, bersih, sehat, tidak berbau, dan tidak berkutu sehingga layak dikonsumsi masyarakat," ujarnya.

Rizal menilai penerapan standar tersebut juga akan mendorong penggilingan padi meningkatkan kapasitas dan kualitas produksinya. Dengan demikian, kemitraan antara Bulog dan pelaku usaha penggilingan dapat berjalan lebih profesional serta berkelanjutan.

Di sisi lain, Bulog tetap mempertahankan komitmennya untuk memberdayakan penggilingan padi milik masyarakat.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, Bulog diminta memberdayakan penggilingan-penggilingan kecil milik masyarakat agar kembali hidup dan berkembang. Pada masa lalu, kerja sama lebih banyak dilakukan dengan penggilingan besar," kata Rizal.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menanggapi inspeksi mendadak yang dilakukan di salah satu mitra maklon penggilingan padi di Desa Turitempel, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Saat ini, Bulog telah menjalin kerja sama dengan puluhan ribu penggilingan padi di berbagai daerah. Jaringan tersebut menjadi tulang punggung pengolahan beras untuk memperkuat cadangan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas pasokan beras di dalam negeri.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...