Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Beras untuk 102.140 Warga Depok

Pers Pangannews

18 jam yang lalu

news
Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Pangannews.id – Perum Bulog mempercepat penyaluran Bantuan Pangan Beras kepada masyarakat penerima di Kota Depok, Jawa Barat. Hingga kini, bantuan tersebut ditargetkan menjangkau 102.140 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di wilayah tersebut.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan penyaluran tetap dikebut meski berlangsung pada hari Minggu. Langkah ini dilakukan agar alokasi bantuan pangan periode Juli-September segera diterima masyarakat.

“Hari Minggu penyaluran tetap berjalan, kami terus percepat agar alokasi Juli sampai September dapat segera diselesaikan,” ujar Ahmad Rizal di Depok, Minggu (13/9/2026).

Di Kota Depok, total pagu bantuan mencapai 3.064.200 kilogram beras. Khusus Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, bantuan dialokasikan untuk 2.204 PBP dengan pagu 66.120 kilogram beras.

Ahmad Rizal mengatakan percepatan distribusi menjadi perhatian Bulog agar bantuan yang menjadi amanah pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.

“Hari ini Bulog hadir bersama BBC bukan sekadar untuk touring, tetapi sekaligus menunjukkan kepedulian kita terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan amanah penyaluran Bantuan Pangan ini benar-benar sampai kepada penerima yang berhak, khususnya di Kota Depok,” katanya.

Secara keseluruhan, Bantuan Pangan Beras di Jawa Barat dialokasikan kepada 6.039.551 PBP dengan total pagu 181.186.530 kilogram beras.

Secara nasional, progres distribusi Bantuan Pangan kepada PBP telah mencapai hampir 55 persen. Bulog pun terus mendorong jajarannya untuk menuntaskan penyaluran alokasi Juli-September pada bulan ini.

Percepatan tersebut sekaligus dilakukan untuk mempersiapkan penyaluran bantuan pangan periode berikutnya. Ahmad Rizal menyebut Presiden telah mengarahkan agar program Bantuan Pangan kembali dilanjutkan untuk periode Oktober-Desember 2026.

“Terlebih, Presiden telah mengarahkan agar Bantuan Pangan kembali dilanjutkan untuk periode Oktober hingga Desember 2026, sehingga kesiapan stok, operasional, dan distribusi harus terus kita jaga,” tegasnya.

Bulog memastikan beras yang disalurkan merupakan bantuan untuk penerima dan tidak untuk diperjualbelikan kembali. Masyarakat penerima diimbau memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Untuk mendukung kelancaran distribusi, Bulog juga menjaga kesiapan stok beras, sarana pergudangan, transportasi hingga jaringan distribusi. Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, transporter dan pemangku kepentingan terkait terus dilakukan agar penyaluran memenuhi prinsip tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu dan tepat kualitas.

Selain penyaluran Bantuan Pangan, kegiatan di Kelurahan Jatijajar juga diisi dengan penyerahan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada pengemudi ojek online serta pemberian santunan kepada anak yatim.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...