21 jam yang lalu
Pangannews.id - Tokoh Muda Veteriner yang juga Ketua PDHI Jawa Timur II, drh. Deddy Fachruddin Kurniawan, M.Vet., memimpin delegasi dalam audiensi ke DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
drh. Deddy mendorong DPR RI agar menempatkan posisi dokter hewan pada porsi signifikan dalam bentuk kewenangan veteriner nasional termasuk pada struktur yang proporsional dalam mendukung penyediaan protein hewani, sebagai pilar utama dalam mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan ketahanan pangan nasional.
drh. Deddy Fachruddin Kurniawan, M.Vet. didampingi oleh drh. Gunadi Setiadarma, drh. Fitri Nursanti, M.Sc., M.M., dan drh. Sukma Kamajaya, M.M. diterima secara resmi oleh jajaran pimpinan dan Anggota DPR RI Fraksi PKS termasuk Dr. H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si. – Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, drh. H. Slamet, drh. H. Achmad Ru'yat, M.Si., Ir. H. Ateng Sutisna, M.B.A. serta DR. Ir. Junaedi Auli
Dalam paparan utamanya, drh. Deddy Fachruddin Kurniawan, M.Vet. menyampaikan keprihatinan mendalam mengenai peringkat Human Development Index (HDI) Indonesia yang masih tertinggal, padahal Indonesia sedang menikmati puncak bonus demografi dan menyoroti tentang konsumsi protein sebagai salah satu faktor utamanya.
Sebagai Praktisi Veteriner Deddy menyampaikan bahwa pemenuhan konsumsi protein hewani bukan sekadar urusan keberlanjutan pangan, namun juga keamanan pangan, untuk menjamin keamanan sosial dan keamanan nasional.
Melanjutkan pada sesi diskusi teknis, drh. Deddy menegaskan bahwa penguatan posisi dokter hewan sebagai garda terdepan memerlukan payung hukum yang kokoh melalui percepatan pembentukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kedokteran Hewan.
“Kepastian hukum ini penting untuk pengawasan kesehatan hewan, pencegahan penyakit zoonosis, serta perlindungan profesi dokter hewan secara menyeluruh," ujar drh. Deddy Fachruddin Kurniawan, M.Vet.
Dr. H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si. menyatakan bahwa Badan Aspirasi DPR RI siap memfasilitasi dan mengawal aspirasi agar dapat disalurkan secara efektif sebagaimana drh. Slamet yang berkomitmen untuk menindaklanjuti masukan yang disampaikan delegasi audiensi, dan akan mensinkronisasikan hal tersebut dengan RUU Pangan, agar peran dokter hewan didalam memastikan keamanan pangan asal hewani bisa sesuai dengan peran yang ada di RUU kedokteran hewan.
Dalam kesempatan yang sama, drh. H. Achmad Ru'yat, M.Si. mendukung penuh penegasan drh. Deddy tentang pentingnya integrasi pendekatan One Health yang menghubungkan kesehatan hewan dengan kesehatan masyarakat dan lingkungan.
Diskusi diakhiri dengan penyapampaian keinginan Ir. Ateng Sutisna untuk memanfaatkan teknologi peternakan terkini dalam meningkatkan produktivitas hasil ternak yang pada akhirnya akan mensejahterakan peternak. (*/ADV)
You must login to comment...
Be the first comment...