Sabtu, 19 September 2026 17:34 WIB
Pangannews.d - Harga kambing dan domba yang belum kembali normal masih menjadi keluhan peternak di Kabupaten Probolinggo. Di tengah kondisi pasar tersebut, Dinas Pertanian setempat mendorong masyarakat tetap mempertahankan usaha ternak sekaligus menjaga kesehatan hewan.
Salah satu upaya dilakukan melalui Posyandu Ternak di Desa Branggah, Kecamatan Lumbang. Dalam layanan tersebut, sebanyak 260 ekor ternak milik masyarakat mendapat pelayanan kesehatan tanpa biaya.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo, drh. Nikolas Nuryulianto, mengatakan kesehatan ternak menjadi hal penting bagi peternak karena hewan yang dipelihara merupakan bagian dari sumber penghasilan keluarga.
“Harapannya dengan adanya Posyandu Ternak, maka kesejahteraan hewan ataupun ternak yang berada di wilayah Kabupaten Probolinggo bisa dijaga dan ditingkatkan, sehingga pendapatan peternak bisa optimal atau meningkat,” tuturnya.
Dari 260 ternak yang dilayani, sebanyak 256 ekor mendapatkan vaksinasi. Rinciannya 157 sapi, 61 kambing dan 38 domba.
Sementara empat ekor sapi mendapat pelayanan lain berupa pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin, pengobatan dan obat cacing sesuai kebutuhan.
Niko mengatakan pelayanan kesehatan ternak tidak berhenti pada vaksinasi. Pemberian vitamin dan obat cacing juga diperlukan untuk menjaga kondisi hewan tetap sehat.
“Pemberian vitamin, obat-obatan dan obat cacing juga penting untuk menjaga kondisi ternak agar tetap sehat,” jelasnya.
Petugas juga memanfaatkan layanan tersebut untuk memberikan edukasi kepada pemilik ternak mengenai pemberian obat cacing. Niko menyarankan obat cacing diberikan secara rutin dan dilakukan dengan berkoordinasi bersama petugas kesehatan hewan setempat.
“Minimal tiga bulan sekali. Kami juga memberikan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) secara singkat bahwa ternak perlu mendapatkan vitamin, obat-obatan dan vaksinasi gratis,” terangnya.
Menurut Niko, pemeliharaan kesehatan secara berkelanjutan penting untuk mengantisipasi munculnya penyakit. Kondisi ternak yang sehat diharapkan dapat mendukung produktivitas dan mempertahankan nilai ekonomi hewan yang dipelihara masyarakat.
Ia mengatakan masyarakat merespons positif keberadaan Posyandu Ternak dan berharap layanan tersebut bisa dilakukan lebih rutin sehingga semakin banyak ternak memperoleh pemeriksaan dan pelayanan kesehatan.
Di sisi lain, persoalan harga kambing dan domba masih menjadi perhatian peternak. Niko mengungkapkan harga kedua jenis ternak tersebut di pasaran belum kembali normal.
Meski demikian, pihaknya tetap mendorong masyarakat untuk tidak meninggalkan usaha peternakan kambing dan domba.
“Kami tetap menyarankan kepada peternak untuk tetap memelihara kambing dan domba. Tugas kami adalah menjaga kesehatan peternak, domba, sapi dan kambing,” pungkasnya.
Editor : Adi Permana
8 jam yang lalu
11 jam yang lalu
Sabtu, 19 September 2026 13:13 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...