8 jam yang lalu
Pangannews.id - Sebagai rangkaian dari kegiatan pengabdian masyarakat terpusat dan terpadu Sekolah Vokasi IPB University tahun 2026, Program Studi Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi IPB University memiliki program unggulan yang dilaksanakan di RW 01 Kelurahan Mulyaharja, serta Kelompok tani wanita (KWT) Ciharashas.
Tema besar yang diusung yaitu mengenai penguatan sosioentrepreneur melalui branding dalam membangun ketahanan pangan keluarga.
Kegiatan kali ini diawali dengan FGD untuk menggali kebutuhan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan, serta pelatihan menanam dan pemeliharaan tanaman cabai.
Penanggungjawab kegiatan Pengabdian Masyarakat Prodi Manajemen Agribisnis (MAB) di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor , Kota Bogor, Wien Kuntari mengatakan kegiatan kali ini merupakan rangkaian dari beberapa kegiatan berupa FGD dan pelatihan yang berkesinambungan dalam rangka meningkatkan jiwa entrepreneur malam rangka membangun ketahanan pangan keluarga.
Kegiatan kali ini diadakan pada tanggal 11 Oktober 2026, dan diikuti oleh masyarakat yang ada di lingkungan RW 01, Kelurahan Mulyaharja.
Peserta merupakan keluarga yang memiliki komitmen untuk melakukan pemeliharaan tanaman yang akan diberikan.
Pelatihan ini dibuka oleh Sekretaris Program Studi MAB dan dihadiri oleh PPL Kelurahan Mulyaharja Bapak Agus Faisal serta ketua KWT Ciharashas yaitu Ibu Umiyati, di Saung KWT Ciharashas.
“Kami merasa sangat beruntung dengan kegiatan yang berkelanjutan dari tim dosen dari MAB IPB ini. Ibu-ibu dapat merasakan berkurangnya resiko dapur dengan adanya pembagian planter bag dan tanamannya, serta tambahan bekal ilmu tentang keuangan,” kata Bu Umyati
Sekretaris Program Studi MAB, Liisa Firhani R., berharap pendekatan ini dapat mendorong masyarakat mengelola sumber daya lokal secara berkelanjutan, membangun usaha pangan berbasis komunitas, dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
Pelatihan ini dibekali untuk meningkatkan keterampilan serta motivasi peserta dalam memanfaatkan lahan pekarangan.
Selain dapat memenuhi kebutuhan dapur harian, hasil olahannya juga berpotensi dijual sebagai sumber penghasilan tambahan.
Pelatihan penanaman dan pemeliharaan tanaman cabai ini bertujuan untuk memberikan keterampilan peserta agar mendapatkan hasil yang tepat dan produk dapat dijual.
“Kami tidak hanya memberikan keterampilan secara teknis, tetapi juga menyampaikan mempraktikan cara pemeliharaan yang sesuai untuk tanaman cabai yang baik”, yang disampaikannarasumber.
Melalui pelatihan, pendampingan, serta pemanfaatan sumber daya lokal, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, mengembangkan usaha berbasis pangan, serta membangun ekosistem sosial ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Pada kesempatan ini diberikan juga pelatihan tentang keuangan sederhana, yang disampaikan oleh Anita Ristianingrum, kepada peserta diingatkan bahwa pencatatan keuangan usaha jangan sebaiknya tidak disatukan dengan keuangan keluarga. Sehingga bisa melihat perkembangan usaha yang dilakukan.
Lebih lanjut, Wien Kuntari, menyatakan bahwa ke depannya Tim pengabdian pada masyarakat Prodi MAB akan terus menjalin kemitraan strategis untuk mengimplementasikan berbagai program pengabdian masyarakat secara berkelanjutan.
Tujuan utamanya adalah menumbuhkan rasa kepedulian terhadap bahan pangan lokal yang ada dilingkungan masyarakat.
Dengan kolaborasi yang kuat dan inovasi berkelanjutan, Tim pengabdian pada masyarakat Prodi MABberharap dapat menciptakan dampak positif yang signifikan melalui konsep sosioentrepreneur dapat menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga.
Inisiatif pelatihan ketahanan pangan bagi masyarakat RW 01 mendapat sambutan hangat dari Ketua KWT Ciharashas, Ibu Umiyati.
Menurutnya, program ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan keterampilan warga. Pihaknya mengapresiasi kontribusi Tim Prodi MAB Sekolah Vokasi IPB dan berharap terus lahir program pengabdian yang inovatif untuk mewujudkan kemandirian pangan berbasis bahan lokal. (*/ADV)
Senin, 12 Oktober 2026 11:37 WIB
Sabtu, 10 Oktober 2026 11:27 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...