Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Pasokan Seret, Lima Jenis Cabai di Lebak Kompak Naik Harga

Bagikan
Harga berbagai jenis cabai di pasar Kabupaten Lebak, Banten, mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. (Foto: Pixabay)
Harga berbagai jenis cabai di pasar Kabupaten Lebak, Banten, mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. (Foto: Pixabay)

Pangannews.id - Harga berbagai jenis cabai di pasar Kabupaten Lebak, Banten, mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Cabai rawit oranye kini dijual Rp80.000 per kilogram (kg), naik dari sebelumnya Rp75.000 per kg, seiring menipisnya pasokan akibat kemarau panjang.

Kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah jenis cabai lainnya. Di Pasar Semi Narimbang, Rangkasbitung, pedagang sayuran mengaku harus menyesuaikan harga jual karena pasokan yang diterima semakin terbatas.

"Naik sekarang, semua komoditas cabai berbagai jenis terjadi kenaikan," kata Pani, pedagang sayuran di Pasar Semi Narimbang Rangkasbitung, Rabu (28/10/2026), dikutip dari Antara.

Selain cabai rawit oranye, harga cabai rawit hijau naik dari Rp60.000 menjadi Rp65.000 per kg. Cabai keriting merah juga mengalami kenaikan dari Rp50.000 menjadi Rp55.000 per kg.

Kenaikan lebih tinggi terjadi pada cabai merah besar yang kini dijual Rp75.000 per kg, dibandingkan sebelumnya Rp60.000 per kg. Sementara itu, harga cabai rawit merah meningkat dari Rp60.200 menjadi Rp65.500 per kg.

Pani mengatakan, kenaikan harga dipicu kondisi kemarau panjang yang membuat sejumlah daerah sentra produksi belum memasuki masa panen. Akibatnya, pasokan cabai yang masuk ke pasar menjadi terbatas.

Pedagang di Pasar Semi Narimbang mendapatkan pasokan cabai dari Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

Kondisi pasokan yang menurun juga dirasakan Rudi, pedagang pengecer di Pasar Rangkasbitung. Ia mengatakan, saat ini penjualan cabainya paling banyak sekitar 20 kg per hari, dengan sebagian besar pembeli berasal dari pelanggan tetap.

Menurut Rudi, tingginya harga membuat aktivitas perdagangan bergantung pada pasokan yang tersedia. Cabai yang dijualnya diperoleh dari pedagang besar yang memasok barang dari Pasar Induk Kota Tangerang.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Yani, mengatakan kenaikan harga cabai berkaitan dengan belum masuknya masa panen di sejumlah daerah penghasil.

Sentra produksi yang memasok kebutuhan cabai antara lain berada di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Lampung.

Yani menjelaskan, cabai yang beredar di pasar Kabupaten Lebak didatangkan dari Pasar Induk Tanah Tinggi dan Pasar Induk Bogor. Terbatasnya pasokan dari daerah penghasil membuat harga berbagai jenis cabai mengalami kenaikan.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal