Pangannews.id - Sektor pertanian masih menjadi tumpuan penyerapan tenaga kerja di Provinsi Lampung. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat, sebanyak 2,14 juta orang bekerja di lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan pada Agustus 2026.
Jumlah tersebut setara dengan 43,19 persen dari total penduduk bekerja di Lampung. Angka ini menempatkan sektor pertanian sebagai penyerap tenaga kerja terbesar dibandingkan lapangan usaha lainnya.
Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan Nasution mengatakan, jumlah penduduk yang bekerja di Lampung pada Agustus 2026 mencapai 4,95 juta orang. Jumlah tersebut bertambah 97,07 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Lapangan usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah pertanian, kehutanan dan perikanan sebanyak 2,14 juta orang atau sebesar 43,19 persen," ujar Ahmadriswan dalam keterangan daring di Bandarlampung, Kamis (5/11/2026).
Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk usia kerja di Lampung pada Agustus 2026 mencapai 7,29 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5,16 juta orang masuk dalam angkatan kerja, meningkat 90,68 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.
Sementara itu, sebanyak 2,13 juta orang tercatat bukan sebagai angkatan kerja. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mencapai 70,76 persen atau meningkat 0,32 persen dibandingkan Agustus 2025.
Kenaikan partisipasi angkatan kerja tersebut terutama terlihat pada kelompok perempuan. TPAK perempuan meningkat 1,83 persen, sedangkan TPAK laki-laki justru mengalami penurunan 1,10 persen.
Dari sisi status pekerjaan, BPS mencatat sebanyak 1,68 juta orang atau 34,07 persen penduduk bekerja berada di sektor formal. Adapun mayoritas lainnya, yakni 65,93 persen, bekerja di sektor informal.
Di sisi lain, kondisi ketenagakerjaan Lampung juga menunjukkan penurunan jumlah pengangguran. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2026 tercatat sebesar 4,01 persen, turun 0,20 persen poin dibandingkan Agustus 2025.
Jumlah pengangguran pun berkurang dari 213,17 ribu orang pada Agustus 2025 menjadi 206,77 ribu orang pada Agustus 2026.
Meski demikian, BPS mencatat persentase setengah penganggur meningkat 0,81 persen pada periode tersebut. Sebaliknya, persentase pekerja paruh waktu mengalami penurunan sebesar 4,63 persen dibandingkan Agustus 2025.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.