Potret Kualitas Dedak Padi Berdasarkan Hasil Uji Proksimat

Pangannews.id

Senin, 12 April 2021 11:55 WIB

news
Foto : Tita Mahargya Rosandari.

PanganNews.id - Jawa Tengah, Tita Mahargya Rosandari, menyatakan dedak padi sebagai bahan pakan dapat dievaluasi kualitasnya melalui uji proksimat (kadar air, kadar abu, protein kasar, lemak kasar, serat kasar), untuk diperhitungkan dalam penyusunan formulasi pakan.  Untuk mengetahui kualitas dedak padi selain dengan uji kimiawi (uji proksimat) adalah dengan melakukan uji fisik, antara lain menggunakan panca indera (dilihat warnanya, dicium baunya dan diraba teksturnya), uji apung/floating, uji Phloroglucinol dan menghitung berat jenis/bulk density dedak padi.

Dedak padi merupakan bahan pakan yang banyak dipakai oleh peternak, baik sebagai campuran pakan unggas (ayam, itik) maupun pakan ruminansia (sapi, kambing).  Hal ini karena dedak padi sebagai salah satu byproduct dari proses penggilingan padi menjadi beras, yang memiliki kandungan nutrisi yang cukup, tidak bersaing dengan manusia dan cukup mudah didapatkan.  Beberapa hal yang masih menjadi faktor pembatas penggunaan dedak padi dalam formulasi pakan dalah ketersediaan dedak padi masih dipengaruhi oleh musim, rentan terhadap pemalsuan bahan lain (sekam, gergaji kayu), mudah tengik, sehingga tidak bisa disimpan dalam waktu lama (apabila kandungan lemak kasarnya tinggi) serta adanya zat anti nutrisi berupa asam phytat.

Pengawasan kualitas dedak padi sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya pemalsuan bahan, kerusakan kualitas bahan selama penyimpanan dan ketidaksesuaian dalam penyusunan formulasi pakan.  Hal ini tentunya mempengaruhi produksi dan produktivitas ternak.  Sebagaimana kita ketahui bahwa biaya produksi pakan memiliki porsi yang besar (70-80% biaya produksi), apalagi di saat pandemi COVID 19, harga bahan pakan dan pakan mengalami kenaikan.  Dalam melakukan evaluasi kualitas dedak padi yang dibeli, para pengguna harus memahami betul tentang spesifikasi yang dibutuhkan (sesuai dengan kebutuhan ternak), cara penyimpanan dan lama waktu penggunaan. 

SNI 3178:2013 menetapkan klasifikasi, persyaratan mutu, pengambilan contoh dan analisis, serta penandaan dan pengemasan pada dedak padi sebagai bahan pakan ternak. Standar ini merupakan revisi SNI 01-3178-1996 Dedak padi - Bahan baku pakan, dan disusun sebagai upaya untuk memberikan jaminan mutu bagi produsen dan konsumen. Mutu dedak padi sebagai bahan pakan ternak didasarkan atas kandungan gizi dan ada tidaknya zat atau bahan lain yang tidak diinginkan, yang digolongkan dalam 3 (tiga) tingkatan mutu, yaitu: mutu I, mutu II dan mutu III. 


Kolom Komentar

You must login to comment...